TribunJateng/

KISAH PILU Balita dari Wanita Penyelundup Sabu ke Mapolrestabes Semarang. Tiap Malam Panggil Nama. .

Anak dari Emilia dan Arvian tersebut dititipkan ke kakek dan neneknya. Anak itu saat ini terus mencari sang ibu.

KISAH PILU Balita dari Wanita Penyelundup Sabu ke Mapolrestabes Semarang. Tiap Malam Panggil Nama. .
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Kombes Abioso (kiri) menanyai tersangka Emilia dalam gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Minggu (8/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Kedua orang tua Emilia Tira Widyanata (19) masih terlihat syok anaknya ditangkap polisi di rumahnya jalan Randusari Spaen Gang 1, di Kota Semarang.

Emilia merupakan tersangka kasus penyelundupan sabu ke sel di Mapolrestabes Semarang.  Emilia menyelipkan sabu di dalam bungkus makanan dan rencana akan dikirimkan kepada suaminya bernama Arvian Nova P (20) yang saat ini mendekam di Rutan Mapolrestabes Semarang.

Baca:( KISAH Emilia SMP Hamil Duluan, Ngepil dan Nyabu Bareng Suami Saat Anak Tidur )

Orang tua Emilia pasrah melihat kondisi anaknya yang saat ini sedang menjalani proses hukum akibat menyelundupkan sabu di rumah tahanan Polrestabes Semarang.

Anak dari Emilia dan Arvian tersebut dititipkan ke kakek dan neneknya. Anak itu saat ini terus mencari sang ibu.

" Cucu (anak Emilia dan Arvian) umurnya 3,5 tahun. Belum tahu kalau ibunya dipenjara. Setiap malam cari ibunya terus. Manggil 'Ibu-ibu' terus,  Saya jadi bingung bilang apa ," ujar ayah Emilia, Widi Cahyono, Kamis (10/8/2017),

Widi mengaku tidak menduga anak terseret dalam kasus narkotika bersama suaminya. Dirinya juga tidak percaya bahwa menantunya yang mengajak anaknya untuk mengkonsumsi narkoba.

"Dulu saya melihat Arvian orangnya baik. Memang kesehariannya ngamen. Setiap habis ngamen pulang rumah," ujarnya saat ditemui Tribun Jateng.

Widi mengaku tidak menaruh rasa curiga kepada anaknya saat menikah. Saat itu, dia tidak bisa menghalangi rasa cinta anaknya kepada Arvian.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: a prianggoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help