TribunJateng/

HARI BATIK NASIONAL

Meriahkan Hari Batik, Pelajar SMA Pamerkan Busana Batik Kudus di Mal

Sejumlah siswa SMA di Kabupaten Kudus mengikuti fashion show di Kudus Extension Mall (KEM), Minggu (1/10/2017).

Meriahkan Hari Batik, Pelajar SMA Pamerkan Busana Batik Kudus di Mal
tribun jateng/rifqi gozali
Pelajar SMA di Kudus memeragakan pakaian batik rancangan desainer lokal Yuli Astuti di Kudus Extension Mall (KEM), Minggu (1/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sejumlah siswa SMA di Kabupaten Kudus mengikuti fashion show di Kudus Extension Mall (KEM), Minggu (1/10/2017).

Pelajar yang tergabung dalam Komunitas Muria Talent itu memeragakan berbagai gaya dengan mengenakan batik khas Kota Kretek.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Hari Batik Nasional yang diperingati 2 Oktober 2017.

Siti Sylvia Andriani, seorang model yang turut serta dalam ajang tersebut, mengatakan, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk mengenalkan batik Kudus..

"Kami ingin memromosikan batik khas Kudus supaya masyarakat luas lebih mengenalnya," kata Sylvia yang mengenakan baju rancangan Yuli Astuti.

(Baca: Pengusaha Batik Kudus Berbagi Pengalaman di Depan Mahasiswa UMK, Tiga Tahun Tak Untung)

Sebelum tampil, Sylvia mengaku menyiapkan mental agar tidak grogi saat tampil di hadapan pengunjung KEM.

"Meski sudah sering mengikuti fashion show, persiapan harus tetap dilakukan," kata dia.

Yuli Astuti, desainer yang juga pemilik brand Batik Muria Kudus mengatakan, beberapa batik yang diperagakan pada acara tersebut memiliki filosofi mendalam. Misalnya, motif beras tumpah yang bermakna kemakmuran masyarakat Kudus. Ada juga motif parijoto yang merupakan buah khas yang tumbuh di lereng Gunung Muria.

"Bagi perempuan hamil yang makan buah parijoto diyakini anaknya yang lahir akan berparas tampan rupawan atau cantik jelita," katanya.

Yuli memilih memamerkan rancangannya di KEM karena alasan pusat perbelanjaan tersebut banyak dikunjungi masyarakat, baik asal Kudus maupun daerah sekitarnya. "Sehingga, promosi batik Kudus bisa lebih luas," ujarnya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help