26 Kiem Sin dari Berbagai Daerah Turut Dalam Kirab Keliling Kota Kudus Jelang Imlek
Liong Kuo Tjun, Pimpinan ritual menyampaikan bahwa Klenteng Hok Hien Bio saat ini memang tengah peringati Bweegee.
Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah | Editor: suharno
Laporan wartawan Tribun Jateng, Dwi Layla
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Puluhan tandu yang berada di Klenteng Hok Hien Bio Kabupaten Kudus Jawa Tengah telah penuh hiasan, Minggu (28/1/2018).
Dengan dililit kain warna warni dan dipasang berbagai hiasan warna merah dan kuning, tandu ini telah siap membawa Kiem Sin atau dewa.
Bendera aneka warna yang penuh dengan simbol pun turut memeriahkan tampilan tandu-tandu ini.
Liong Kuo Tjun, Pimpinan ritual menyampaikan bahwa Klenteng Hok Hien Bio saat ini memang tengah peringati Bweegee.
Dan satu di antara rangkaian peringatan adalah adanya kirab yang akan membawa Kiem Sin untuk diarak di atas tandu.
Baca: Seluruh Klenteng di Kudus dan Lima Klenteng dari Malaysia Lakukan Kirab Jelang Imlek
Peringatan Bweegee ini dilangsungkan sebagai ungkapan terima kasih terhadap dewa bumi atas karunianya dalam menjaga alam.
Acara ini pula menjadi prosesi menuju Imlek.
Rangkaian acara ini dilangsungkan selama dua hari, 27 - 28 Januari 2018.
"Satu di antara rangkaian peringatan Bweegee adalah dilaksanakannya kirab."
"Kirab tersebut dengan mengarak Kiem Sin keliling Kota Kudus dengan rute yang telah ditentukan," jelasnya kepada Tribunjateng.com.
Kiem Sin yang datang di hari pertama peringatan, disambut dengan dilangsungkannya upacara penyambutan.
Puluhan Kiem sin tersebut datang dari berbagai daerah, tak hanya Kabupaten Kudus saja.
Ada yang datang dari Manado, Denpasar, Jakarta, Indramayu, Cirebon, Gresik, Ambarawa, Bojonegoro, Surabaya, Semarang, Klaten dan Malang.