Fahri Hamzah: Cerita Bohong Itu Dapat Memuluskan Karier Pendusta

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menuliskan beberapa cuitan soal cerita bohong dari para pejabat.

Fahri Hamzah: Cerita Bohong Itu Dapat Memuluskan Karier Pendusta
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/6/2017). 

TRIBUNJATENG.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menuliskan beberapa cuitan soal cerita bohong dari para pejabat demi memuluskan karier mereka.

Hal tersebut ia tulis melalui akun Twitter pribadinya @Fahrihamzah pada Minggu (14/10/2018).

Dalam cuitan tersebut, Fahri berpendapat bahwa dusta yang disampaiakn orang besar dan berkuasa melalui jalur resmi dapat menjadi sebuah kebenaran.

Fahri bahkan menjelaskan bahwa publik diberikan kebebasan agar kekuasan tidak mendominasi kebenaran dari pendusta.

Politikus asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu mengaku khawatir akan masyarakat yang smeakin permisif dengan dusta penguasa.

Baca: Jadwal Pemadaman Listrik Area Demak dan Magelang 14 Oktober

Baca: H-1 Penutupan Pendaftaran CPNS 2018 sscn.bkn.go.id, BKN Beri Peringatan Tentang File Corrupt

Baca: Yenny Mundur dari Direktur Wahid Institute untuk All Out Menangkan Jokowi

Baca: H-1 Penutupan Pendaftaran CPNS 2018 sscn.bkn.go.id, BKN Beri Peringatan Tentang File Corrupt

Baca: LENGKAP! 5 Instansi Ramai dan Sepi Pelamar CPNS 2018 sscn.bkn.go.id, Lihat Perbandingannya

Baca: Jangan Terlambat! 6 Kementerian Ini Wajibkan Pelamar CPNS 2018 sscn.bkn.go.id Kirim Berkas Lewat Pos

Sementara itu, Fahri menilai ada sebuah hal yang mengerikan jika para pemimpin menyukai tindakan dusta karena merasa tidak memberikan dampak negatif apapun.

Berikut cuitan lengkap dari Fahri Hamzah yang dirangkum TribunJateng.com:

"Dusta yang disampaikan orang besar dan orang berkuasa melalui jalur resmi dapat menjadi kebenaran yang diterima dan dipercaya selama kekuasaan itu ada. Cerita bohong itu bahkan dapat memuluskan karir dan jabatan pendusta.

Kita membuka ruang publik bagi semua orang dan bagi kebebasan agar kekuasaan tidak mendominasi kebenaran yang mungkin berasal dari dusta. Kita harus lawan rasa takut dalam untuk mewarisi suatu perasaan merdeka bahwa dusta yg datang dari siapapun adalah dusta dan salah.

Saya hanya mencemaskan satu hal, bahwa kita semakin permisif dengan dusta penguasa. Dan perkakas kekuasaan terus menjaga kebohongan tidak saja dengan dusta lanjutan tetapi bahkan dengan tuduhan balik kepada yang ingin berkata benar melalui proses pidana.

Baca: 6 Bulan Setelah Cerai dengan Ahok, Ini Kabar Terbaru Veronica Tan

Baca: PT KIW Berbagi di HUT Lewat Khitanan Massal dan Pasar Murah

Baca: 6 Bulan Setelah Cerai dengan Ahok, Ini Kabar Terbaru Veronica Tan

Halaman
123
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help