BERITA LENGKAP : Bupati Jepara Diduga Sembunyikan Uang Suap di Kotak Bandeng Presto

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Jepara periode 2017-2022, Ahmad Marzuqi sebagai tersangka terkait perkara suap.

BERITA LENGKAP : Bupati Jepara Diduga Sembunyikan Uang Suap di Kotak Bandeng Presto
Tribun Jateng/ Rifqi Gozali
Tim KPK seusai penggeledahan ruang kerja dan rumah dinas Bupati Jepara, Selasa (4/12/2018).  

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Jepara periode 2017-2022, Ahmad Marzuqi sebagai tersangka terkait perkara suap. Ahmad Marzuqi diduga menyuap hakim Lasito selaku di Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah.

"LAS (Lasito) selaku hakim pada Pengadilan Negeri Semarang diduga menerima hadiah atau janji dari AM (Ahmad Marzuqi)," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).

Ahmad Marzuqi diduga memberikan suap ke hakim Lasito agar lolos dari jeratan hukum melalui praperadilan. KPK menyebut Ahmad memberi uang ke Lasito secara sembunyi-sembunyi.

Perkara berawal ketika Ahmad dijerat sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah pada pertengahan tahun 2017. Ahmad ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik DPC PPP Kabupaten Jepara 2011-2014.

Tak terima dengan penetapan tersangka itu, Ahmad mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Semarang. Ahmad pun mendekati hakim Lasito melalui seorang panitera muda.

"Hakim tunggal (Lasito) memutuskan praperadilan yang diajukan AM dikabulkan dan menyatakan penetapan tersangka AM tidak sah dan batal demi hukum," ujar Basaria.

Basaria menyebut total pemberian suap dari Ahmad ke Lasito adalah Rp700 juta. Pemberian itu dibagi menjadi dua tahap yaitu pertama dalam rupiah sebesar Rp500 juta dan sisanya Rp200 juta dalam bentuk dolar Amerika Serikat (USD).

"Diduga uang diserahkan ke rumah LAS (Lasito) di Solo dalam bungkus tas plastik bandeng presto dan uang ditutup dengan kotak bandeng presto agar tidak terlihat," ujar Basaria.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang dinas Bupati Jepara, Jawa Tengah. Penggeledahan dilakukan untuk mengungkap dugaan kasus suap terhadap hakim yang memutuskan praperadilan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi atas kasus penyelewengan dana bantuan politik. Dengan kawalan polisi bersenjata lengkap penyidik KPK menggeledah ruangan dan rumah dinas bupati Jepara, dalam penggeledahan 2 jam penyidik KPK membawa sejumlah berkas.

Diperiksa

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved