Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilpres 2019

PA 212 Gelar Ijtima Ulama Jilid Tiga Besok, Disebut Akan Bahas Kecurangan Pemilu

Ijtima Ulama III rencananya akan digelar di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019) besok.

Editor: m nur huda
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Ketum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif saat menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Kamis (7/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ijtima Ulama III rencananya akan digelar di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019) besok.

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengatakan, bakal ada 1.500 undangan yang akan hadir dalam Ijtima Ulama dan Tokoh III.

Slamet Maarif yang memegang jabatan Organizing Committee (OC) Ijtima Ulama dan Tokoh III mengatakan, undangan sudah disebar sejak Senin (29/4/2019) kemarin.

“Insya Allah tak jauh beda dengan Ijtima Ulama I dan II yang pesertanya berjumlah sekitar 1.500 orang. Undangannya baru hari ini kami sebar, sehingga kami belum bisa konfirmasi siapa saja yang akan hadir,” ungkap Slamet Maarif dalam konferensi pers di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).

Gara-gara Pilpres, Cak Nun Didatangi 7 Orang dari Mabes Polri Membicarakan Hal Ini

Lambe Turah Miliki 20 Karyawan, Sang Pemilik asal Semarang Kerap Dapat Ancaman

Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip Kena OTT KPK, Ditangkap saat Akan Berangkat Kunjungan Kerja

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Ungkapkan Niatnya untuk Mundur, Terungkap Sumber Kekecewaannya

Slamet Maarif mengatakan, pihak panitia Ijtima Ulama jilid tiga berharap lebih dari perwakilan 27 provinsi di seluruh Indonesia bisa hadir dalam acara tersebut.

“Dari Banten katanya siap hadir 80 orang, kemudian dari Aceh ada 10 orang yang akan hadir,” jelasnya.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa ( GNPF) Ulama Yusuf Martak sekaligus ketua panitia menjelaskan, pelaksanaan Ijtima Ulama dan Tokoh III adalah sebuah keniscayaan.

“Sebagai pelaksana Ijtima Ulama I dan II, dengan melihat kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif, maka Ijtima Ulama dan Tokoh III adalah sebuah keniscayaan sebagai pengawalan kepada rekomendasi Ijtima Ulama sebelumnya,” beber Yusuf Martak.

Yusuf Martak juga menjelaskan dalam Ijtima Ulama dan Tokoh III, akan ada pemaparan berbagai kecurangan yang ditemukan oleh BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Kenapa yang hadir BPN? Karena Ijtima Ulama sebelumnya telah merekomendasikan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai calon presiden dan calon wakil presiden. Itu adalah bentuk pengawalan juga terhadap rekomendasi ijtima ulama sebelumnya,” terangnya.

Yusuf Martak juga menjelaskan bahwa Ijtima Ulama dan Tokoh II digelar dengan tujuan memberi pedoman kepada masyarakat dalam menghadapi dugaan kecurangan Pemilu.

“Karena akhir-akhir ini masyarakat bertanya-tanya bagaimana menghadapi kecurangan Pemilu. Oleh karena itu Ijtima Ulama dan Tokoh III adalah sebuah keniscayaan untuk membahas mekanisme legal dan syar’i dalam menghadapi kecurangan Pemilu,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengungkapkan, para ulama yang selama ini tergabung dalam gerakan 212, telah menggelar pertemuan.

Pertemuan tersebut salah satunya membahas soal penyelenggaraan Pemilu 2019.

"Yang jelas kemarin kita sudah ada pertemuan dengan ulama-ulama 212 di Hotel Alia, dan insyaallah kita dalam waktu dekat kita akan ada pertemuan, akan undang wartawan untuk jumpa pers," ujar Slamet Maarif di Posko Pemenangan Prabowo-Sandi, Jalan Kertanegara 4, Kebayoran, Baru, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved