Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

BRT SEMARANG

Horee, BRT Semarang Koridor 3 Gratis Selama 2 Hari

Horee, BRT Semarang Koridor 3 Gratis Selama 2 Hari mulai Sabtu-Minggu (2/11)

Penulis: bakti buwono budiasto | Editor: iswidodo

Laporan reporter Tribun, Bakti Buwono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala badan layanan umum (Blu) Bus rapid Trans (BRT) Semarang, Bambang Kuntarso memastikan BRT koridor III akan dilaunching Sabtu (1/11/2014) yang juga akan dihadiri Kepala Dishubkominfo Kota Semarang, Agus Harmunanto.

"Nanti akan diberangkatkan dari shelter di pelabuhan. Kami sudah bangun dua shelter," katanya pada tribun, Jumat (31/10/2014).

Ia mengatakan, jumlah bus trans Semarang untuk koridor III mencapai 12 unit. Namun, yang dioperasionalkan 10 unit. Sisanya sebagai bus cadangan. Peresmian bus menjadi penanda bahwa BRT di kota Semarang sudah capai empat koridor.

Bambang mengatakan untuk dua hari pertama, yaitu Sabtu (1/11) dan Minggu (2/11) masyarakat Semarang bisa naik secara gratis. Selama dua hari, pihaknya menggratiskan biaya naik BRT. Tapi hanya khusus untuk koridor III.

"Kalau mau pindah koridor ya mesti bayar," katanya.

Ia mengatakan, untuk launching sebenarnya pada 5 November mendatang. Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi akan meresmikan langsung kesiapan BRT Koridor III.  "Besok pukul 09.00 peresmian di Tanjung Mas Semarang," ujar dia.

Rute BRT Koridor III yaitu Pelabuhan-ronggowarsito-pengapon-raden patah-bubakan-patimura-dr cipto-tanah putih-kaliwiru-akpol- bundaran diponegoro (elizabeth)-jalan diponegoro-siranda (polda)-pahlawan-muter sma 1- simpanglima-gajahmada-pemuda (balaikota)-tugu muda-imam bonjol-stasiun tawang-ronggowarstito -pelabuhan.

Ketua Organda Kota Semarang, Wasi Darono menyambut baik penyelenggaraan transportasi umum untuk masyarakat. Apalagi jika tujuannya untuk memberi kemudahan bagi masyarakat. Namun, secara kelembagaan ia belum tahu.

Ia mengatakan seharusnya BRT juga masuk di bawah organda. Atau paling tidak ada informasi yang masuk padanya terkait beroperasinya BRT. "Nggak tahu di Semraang ini Organda dianggap seperti apa," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved