Kasus Narkoba

Begini Kronologi Tuti Tertangkap Bawa Narkoba di Tiongkok

Begini Kronologi Tuti Tertangkap Bawa Narkoba di Tiongkok

Begini Kronologi Tuti Tertangkap Bawa Narkoba di Tiongkok
tribunjateng/dok
FOTO DOKUMEN- BNNP Jateng Musnahkan Sabu 285 gram Seharga Rp 500 Jutaan di Jalan Madukoro, Kota Semarang, Selasa (24/2/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Abdul Arif

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP- Kabid Pembinaan Penempatan dan Pelatihan Produktivitas (Bina Penta dan Lattas) Dinsosnakertrans Kabupaten Cilacap, Sutiknyo mengklarifikasi, TKI asal Cilacap yang diberitakan masuk daftar terancam hukuman mati di luar negeri bukanlah Tuti Tursilawati.

Dia menegaskan, namanya hanya Tuti warga Jalan Pamugaran No 1 RT 01/05 Sampang Cilacap.

Sebelumnya, Kasi Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk), Jateng Ahmad Aziz, Jumat (17/4) sebelumnya menyebut Tuti Tursilawati TKI asal Cilacap. Yang benar dia dari Majalengka.

Adapun Tuti (31) yang merupakan istri dari Imam Nawawi statusnya bukanlah TKI. Melainkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri. Dia mengatakan demikian lantaran Tuti berangkat ke luar negeri tidak melalui prosedur alias ilegal.

"Dia ditangkap di China dituduh membawa narkoba. Namanya bukan Tuti Tursilawati, tetapi namanya Tuti saja. Ini berdasarkan surat Gubernur Jateng Bibit Waluyo dulu. Kerjanya juga bukan di Timur Tengah melainkan di Malaysia

"Awalnya memang sebagai TKI. Tapi sudah pulang. Berangkat secara perorangan menurut keterangan orangtuanya. Secara hukum bukan kewenangan kami. Tapi Kementerian Luar Negeri. Tapi pemahaman masyarakat dia TKI," katanya.

Sutiknyo menjelaskan, Tuti mulanya berangkat sebagai TKI melalui PT Sanjaya Thanry Bahtera. Dia berangkat ke Singapura pada 27 April 2009. Di sana, Tuti gonta-ganti majikan lantaran tak cocok. Pun dengan majikan terakhirnya. Akhirnya, perusahaan yang membawanya memulangkannya pada 3 Maret 2010.

Dari keterangan orangtuanya yang disaksikan Dartan Efendi, Tuti memang sudah pulang pada tanggal yang disebutkan perusahaan tersebut. Namun Tuti lalu berangkat lagi ke Malaysia sendiri tanpa melalui prosedur. Kata orangtuanya, Tuti sempat bekerja di restoran dengan gaji Rp 4 juta perbulan saat itu.

Namun, Tuti lantas bertemu dengan majikan baru. Dia dijanjikan rumah dan mobil jika mau mengantarkan narkoba ke Tiongkok. Sampai di sana, Tuti justru ditangkap. "Sampai sekarang tak ada kabar. Kabar Tuti muncul sejak ada statemen Pak Azis Jateng yang menyebut Tuti Tursilawati asal Cilacap," katanya. (*)

Penulis: abdul arif
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved