Breaking News:

Dana Kasda Pemkot Semarang Raib

Diperiksa Bersama Anaknya, Soemarmo: Saya Beberapa Kali Ketemu Diah Ayu

Mantan Walikota Semarang, Soemarmo HS, beserta anaknya, Gumilang Febriansyah Wisudananto diperiksa majelis hakim

Penulis: m zaenal arifin | Editor: muslimah
Tribun Jateng/m zaenal arifin
Mantan Walikota Semarang, Soemarmo HS, menyalami pengunjung sidang usai diperiksa sebagai saksi kasus raibnya dana kasda Pemkot di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (18/07/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mantan Walikota Semarang, Soemarmo HS, beserta anaknya, Gumilang Febriansyah Wisudananto, diperiksa majelis hakim sebagai saksi kasus raibnya dana Kasda Pemkot senilai Rp 21,7 miliar di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (18/7/2016).

‎Mengenakan baju batik dan bercelana hitam, Soemarmo lancar menjawab beberapa pertanyaan hakim. Sebagai Wali Kota, Soemarmo mengaku kurang mengetahui penempatan dana Kasda di BTPN terkait pemberian bunga dan insentif atau fee marketing.

"Saya memang kenal terdakwa (Diah Ayu Kusumaningrum--red) dan beberapa kali ketemu. Tapi tidak terkait insentif. Bahkan saya tidak tahu soal bunga. Saya sama sekali tidak pernah dapat laporan," kata Soemarmo.

‎Pemeriksaan terhadap Soemarmo berlangsung tidak lama. Majelis hakim, jaksa penuntut umum (JPU) dan penasehat hukum terdakwa Diah Ayu yang menanyainya terkait penempatan uang Kasda, selalu dijawab jika pihaknya meneruskan kebijakan sebelumnya.

"Saya hanya 1 tahun lebih sedikit (jadi‎ Walikota--red). Hanya meneruskan kebijakan sebelumnya," ujarnya.

Namun, pernyataan Soemarmo yang menyatakan tidak pernah menerima uang dibantah Diah Ayu. Menurut Diah Ayu, ia pernah memberikan pembagian uang insentif atau fee marketing kepada Soemarmo melalui ‎mantan suaminya yaitu Ardhana Arifianto terkait penempatan dana kasda tersebut di BTPN.

"Insentif itu saya berikan ke Ardhana kemudian dititipkan ke Febri (Anak Soemarmo--red) untuk diberikan ke Soemarmo," bantah Diah Ayu.

Hanya saja, Febri yang juga diperiksa sebagai saksi dalam sidang tersebut kemudian membantah jika menerima titipan dari Ardhana soal insentif untuk diberikan ke ayahnya yaitu Soemarmo.

"Saya memang berteman dengan Ardhana dan bertetangga. Tapi sama sekali tidak pernah menerima uang titipan dari Ardhana," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved