Realisasi Investasi Purbalingga Tahun Ini Hampir Dua Kali Target
Jumlah tersebut melampaui target yang ditentukan sebelumnya, sebesar Rp 270 miliar.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Realisasi investasi di Purbalingga selama tahun 2016 mencapai Rp 483,2 miliar.
Jumlah tersebut melampaui target yang ditentukan sebelumnya, sebesar Rp 270 miliar.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Mukodam mengatakan, jika dibanding 2015, jumlah penanaman investasi pada 2016 meningkat signifikan.
Pada 2015, investasi yang masuk di Kabupaten Purbalingga sebesar Rp 230 miliar.
"Meningkatnya nilai investasi ini menandakan investor semakin tertarik untuk berinvestasi di Purbalingga," kata Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Mukodam, Kamis (19/1/2017).
Jumlah penanaman modal di Purbalingga sebelumnya sempat mengalami penurunan.
Nilai investasi yang masuk di Purbalingga pada 2015 menurun dibanding tahun sebelumnya pada 2014 sebesar Rp 314,8 miliar.
Investasi yang tertanam pada 2014 itu pun lebih rendah dibanding nilai investasi pada tahun 2013 sebesar Rp 477,1 miliar.
"Tahun 2014 dan 2015 nilai investasi sempat menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun tersebut ada kelesuan ekonomi yang melanda sektor investasi," ujar Mukodam.
Dari sisi kinerja retribusi, kata Mukodam, pada 2016 mampu terealisasi 118,31 persen, atau sebesar Rp 1.384.027.091 dari target sebesar Rp 1.205.000.000.
Retribusi itu terdiri dari Izin Mendirikan Bangunan yang teralisasi Rp 860.510.190, dari target Rp 775.000.000, juga Izin Gangguan (HO) Rp 303.694.315 dari target 429.906.000.
Sementara untuk retribusi pengendalian menara telekomunikasi terealisasi Rp 219.822.586, dari target nol rupiah
"Selama tahun 2016, kami menerbitkan 4.016 izin yang meliputi 12 jenis izin. Jenis izin terbanyak yang dikeluarkan berupa izin Tanda Daftar Perusahaan sebanyak 1.016 izin," terang Mukodam.
Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengapreasiasi kinerja pelayanan investasi yang semula ditangani Kantor Penanaman Modal Pelayanan Perijinan Terpadu (KPMPT).