Mengenal Komodo, Kadal Raksasa Paling Berbahaya di Dunia
Menurut dia, warga Kampung Komodo sudah melarangnya agar tidak mengambil gambar terlalu dekat.
Bakterinya pun tidak hanya satu jenis, melainkan hingga 80 jenis.
Korban yang digigit komodo memang seolah bertarung melawan waktu.
Terlambat sedikit saja dalam penanganan, bisa berakibat fatal.
Semua orang berharap, korban gigitan biawak raksasa ini bisa segera mendapatkan perawatan terbaik.
Survival ulung
Komodo tidak memiliki bisa lalu bagaimana ia bisa melumpuhkan lawannya?
Komodo adalah survival ulang sekaligus karnivora pembunuh dengan senjata yang terkenal efektif.
Di pulau yang kecil, dia menduduki puncak piramida makanan.
Tak hanya survival lintas zaman dalam kurun puluhan atau ratusan tahun, tapi jutaan tahun telah berhasil ia lewati.
Tepat sekali istilah dragon purba yang dilekatkan padanya.
Komodo menjadi satu binatang purba yang masih bertahan hidup di dunia modern.
Reptil ini diperkirakan telah hidup sejak masa Tertiarum Awal (50-60 juta tahun silam) bersamaan dengan masa hidup dinosaurus.
Harian Kompas pernah memuat liputan soal bahayanya komodo ini.
Edisi "Menggali Kehidupan Purba Flores" pada 23 Juni 2012 membahas bagaimana si kadal ini begitu lihai beradaptasi di berbagai kondisi alam.
Tulisan di bawah ini dikutip dari harian Kompas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/komodo_20170503_230256.jpg)