Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

KEAJAIBAN Saat Hafiz Cilik yang Tak Bisa Berjalan Bertemu Tukang Parkir Bisu

KEAJAIBAN Saat Hafiz Cilik yang Tak Bisa Berjalan Bertemu Tukang Parkir Bisu. Alana tertegun memandang seorang juru parkir di Banjarnegara Jateng.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: iswidodo
tribunjateng/khoirul muzaki
Alana bocah cilik yang mengalami kelainan di kaki, kini sudah usia 7 tahun. Dia sudah hafal Alquran 10 juz. Alana sukses mewujudkan citanya, tampil pada audisi hafiz yang ditayangkan televisi, serta bertemu tokoh idola, Syeh Ali Jaber. 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Alana (7) adalah hafiz cilik asal Kabupaten Banjarnegera Jawa Tengah. Saat akan mencari pesantren untuk melanjutkan hafalan Alquran, Alana yang didampingi sang bunda Darsiah (47) melihat aktivitas seorang juru parkir.

Alana tertegun memandang seorang juru parkir yang tengah mengatur kendaraan di pasar Purwanegara, Banjarnegara. Ia hanya memberikan aba-aba kepada pengendara dengan gerakan atau isyarat. Juru parkir itu tidak bisa bicara alias bisu.

Alana berada di gendongan ibunya, Darsiah (47) yang setia mendampinginya. Alana ke mana-mana selalu digendong karena kakinya menderita kelainan sejak lahir sehingga membuatnya susah berjalan.

Sambil memandangi juru parkir di hadapannya, Alana melontarkan kalimat syukur kepada ibunya.
Bocah belia itu bersyukur karena dikaruniai mulut dan lidah normal.

Baca: Penonton Terisak Melihat Penampilannya, Ini Kisah Perjalanan Alana, Hafiz Cilik Asal Banjarnegara

Atas karunia itu, ia bisa melafalkan Alquran dengan lancar, bahkan menghafalkannya.

Kata-kata Alana membuat Darsiah terenyuh. Ia menciumi Alana yang ada dalam dekapannya.

Bocah ini anak Darsiah warga desa Merden, Purwanegara Banjarnegara Jateng. Darsiah tak memasukkan Alana ke yayasan Hafiz atau pesantren karena terbatas biaya. Tiap hari dia diajari sang bunda untuk menghafal Alquran.

Setelah subuh adalah waktu wajib bagi Alana untuk menghafal, hingga menjelang berangkat ke sekolah ke TK.

Tak dinyana, di luar keterbatasan fisiknya, daya ingat Alana luar biasa. Ia mampu menghafal ayat-ayat Alquran dengan mudah.

"Awal-awal Alana mampu menghafal 3 ayat perhari. Semakin ke sini ia mampu menghafal 10 ayat perhari," katanya

"Dia sendiri punya keterbatasan fisik, tapi masih mengucapkan syukur saat melihat orang lain yang memiliki kekurangan. Apalagi anak sekecil itu. Ibu siapa yang tidak terenyuh mendengarnya," katanya

Darsiah bersama Alana saat itu sedang dalam perjalanan mencari guru ngaji untuk Alana.

Setelah lolos peringkat 50 besar dalam audisi Hafiz Indonesia, Darsiah berusaha mencarikan guru ngaji agar hafalan Alana bisa lebih sempurna.

Harapannya, anaknya bisa bersaing dengan hafiz lain untuk menuju peringkat 18 besar yang berhak tampil di program televisi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved