Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Masih Ingat Khasan, Bocah Pengidap Hydrocephalus? Musthofa Janji Bantu Biaya Perawatannya

"Sudah tidak usah pakai surat-suratan lagi. Saya minta dinas kesehatan dan ini ada Direktur RSUD untuk menangani secara intens," kata Musthofa.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: bakti buwono budiasto
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Musthofa saat mengunjungi kediaman orang tua Muhmmad Fahrir Khasan, bocah pengidap hydrocephalus di Desa Singocandi RT 05 RW 02, Kudus, Jumat (11/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus Musthofa menjanjikan akan menanggung seluruh biaya perawatan Muhammad Fahrir Khasan (6), bocah pengidap hudrocephalus.

Hal itu disampaikan Musthofa saat mengunjungi kediaman orang tua Khasan di Desa Singocandi RT 05 RW 02, Kecamatan Kota, Kabupaten Jepara, Jumat (11/8/2017).

Saat dikunjungi Musthofa, Fahrudin dan Maryati yang merupakan orang tua Khasan kompak membeberkan kondisi anaknya.

"Pernah di rawat di RSUD. Sudah bawa surat keterangan dari Desa, KTP, KK dan keterangan dari Puskesmas ditolak," keluh Maryati, ibu Khasan.

Baca: Sejak Lahir, Khasan Hanya Bisa Tergolek Karena Hydrocephalus, Orangtua Hanya Bisa Pasrah

Menanggapi keluhan itu, lantas Musthofa menjanjikan kedepannya untuk tidak bingung lagi.

"Sudah tidak usah pakai surat-suratan lagi. Saya minta dinas kesehatan dan ini ada Direktur RSUD untuk menangani secara intens," kata Musthofa.

Musthofa meminta kepada Dirut RSUD Loekmono Hadi Kudus, Abdul Aziz Achyar untuk memberikan penanganan secara intens. Karena, kata dia, penyakit yang diidap oleh Khasan tergolong penyakit langka.

Baca: VIDEO Detik-detik Ganjar - Heru Kembalikan Formulir ke PDIP Sebelum Penutupan

"Saya meminta kepada Dirut RSUD agar menyiapkan dokter khusu untuk menangani secara intens. Ini butuh proses panjang," pinta Musthofa.

Selanjutnya, tambah dia, semua pembiayaan akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Kudus.

"Buat apa saya hadir di sini kalau tidak ada hal bisa diselesaikan," kata Musthofa.

Sementara, Abdul Aziz Achyar mengatakan, dalam menangani Khasan, pihaknya akan memberikan obat agar tidak mudah kejang.

Baca: Wow, Ada 19 Orang Daftar Balon Gubernur dan Wakil Gubernur ke PDIP Jateng

"Penyakitnya sudah sejak di dalam kandungan. Waktu usia empat bulan juga sudah dioperasi tapi sampai usia enam tahun juga tak kunjung pulih," kata dia.

Dia mengatakan, pihaknya akan memberikan penanganan khusus agar tidak sering kejang.

"Kalau sering kejang itu menurunkan kinerja otaknya. Maka kami akan berikan obat untuk mengurangi intensitas kejang bahkan sampai pingsan," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved