Dongkrak Semangat dengan Secangkir Kopi Saat Kerja
Saat sedang butuh dorongan energi disela tugas-tugas kantor, kebanyakan orang akan mencari secangkir kopi.
Tapi kafein tidak memengaruhi semua orang dengan cara yang sama, karena respon setiap orang terhadap kafein bisa sangat berbeda.
Faktor lain yang berperan terhadap efek kopi, termasuk dosis yang dikonsumsi, berat badan, usia dan bahkan kualitas tidur.
Setiap orang dapat membangun toleransi terhadap kafein dari waktu ke waktu, sehingga secangkir kopi mungkin tidak cukup untuk memberi dorongan seperti sebelumnya.
Baca: Lama Tak Ada Kabar, Begini Kondisi Novel Baswedan Sekarang
Bahkan, beberapa orang tidak merasakan apapun sampai mereka menenggak dua cangkir—meskipun itu mungkin tidak ada yang perlu disesalkan.
Ini hanya berarti Anda pernah mengandalkan kafein dalam waktu lama.
Dalam jangka yang lebih pendek, kopi dapat meningkatkan fungsi kognitif, memori, kewaspadaan dan energi. Tapi seperti yang kita semua tahu, efek ini hanya sementara, setelah itu akan kembali normal.
2. Memengaruhi kualitas tidur
Dalam dosis yang lebih kecil, kafein tidak akan memengaruhi jadwal tidur.
Tapi jika mengonsumsi terlalu banyak, tidur di malam hari bisa terganggu.
Efek jangka panjangnya mungkin kelelahan atau serangan kecemasan.
Terlalu sering mengasup kafein juga bisa mengakibatkan sakit perut, kegelisahan atau bahkan jantung berdebar. Jadi, perlu diketahui berapa banyak konsumsi kopi setiap hari.
3. Meningkatkan keinginan
Setelah seharian harus banyak berpikir, membuat keputusan, tak heran jika Anda akan sulit menentukan pilihan di sore hari.
Ini mungkin salah satu alasan Steve Jobs memakai pakaian yang sama setiap hari. Dia tidak perlu memikirkan apa yang akan dikenakannya saat bangun pagi, dan dengan demikian bisa menggunakan energinya untuk keputusan lebih besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/galih-febianto_20171014_171655.jpg)