Menikmati Manisnya Es Dawet Hitam di Tegal dari Penjual Asal Purworejo
Untuk membuat dawet hitam sendiri ini dari merang yang dibakar. Hasilnya kemudian dimasak hingga mendidih.
Penulis: Bare Kingkin Kinamu | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribunjateng.com, Bare Kingkin Kinamu
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Beberapa pengunjung tampak asik menikmati dawet di bawah rindang pohon.
Mereka terlihat duduk lesehan.
Kamis (16/11/2017) saat Tribunjateng.com menemui pemilik warung tersebut, Sularno (34) usai melayani pengunjung.
“Ya ini sebenarnya dari Purworejo tetapi saya sudah di Tegal sekitar lima tahun, di Purworejo banyak yang jualan seperti ini,” tuturnya sembari menyuguhkan es dawet hitam kepada pembeli.
Baca: Warga Tlogosari Kulon Semarang Digegerkan Penemuan Mayat yang Ternyata Driver Ojek Online
Kemudian Sularno melanjutkan ceritanya.
“Saya hijrah dari Purworejo karena istri saya orang Tegal. Yah, mau bagaimana lagi, bisanya berjualan dawet untuk menyambung hidup,” imbuhnya.
Keseharian istrinya membantu dia berjualan.
Selama di Tegal ia mengkontrak rumah sederhana tak jauh dari Jalan Semeru.
Kesehariannya berjualan dawet ini mulai pukul 10.00-17.00 WIB.
Terkadang jika cepat laku sebelum pukul 17.00 WIB Sularno sudah gulung lapak.
Sularno tidak bisa mendapatkan penghasilan tetap sehari.
Penghasilannya berubah-ubah.
Namun jika cuaca panas dagangannya pasti habis.