Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ini Upaya Pencegahan Difteri Menurut Kementerian Kesehatan

Difetri disebabkan kuman Corynebacterium diphtheriae, ditandai peradangan selaput bagian dalam saluran pernapasan, hidung juga kulit.

Tayang:
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
dinkespidie
Difteri 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Difetri adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium diphtheriae, ditandai dengan peradangan, terutama pada selaput bagian dalam saluran pernapasan, hidung juga kulit.

Penyakit ini sangat mudah menular melalui anak-anak. Dampak dari difetri adalah tersumbatnya saluran pernapasan dan gagal jantung. Keduanya berakibat pada kematian.

Berkenaan dengan momok tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, melalui akun instagramnya yang bernama @kemenkes_ri, mengkampanyekan pencegahan Difetri pada Rabu (13/12/2017).

Pencegahan yang dapat dilakukan bagi bayi usia (0-11) bulan adalah memberikan 3 dosis imunisasi dasar DPT-Hb-Hib pada usia 2,3, dan 4 bulan. Kemudian dilanjutkan dengan dosis DPT-HB-Hib pada usia 18 bulan. 

Begitu pula dengan bayi dibawah dua tahun, dosis DPT-HB-Hib diberikan pada usia 18 bulan. 

Sedangkan untuk anak sekolah dasar atau sederajat kelas 1, wajib mendapatkan  satu dosis imunisasi DT. Anak sekolah dasar atau sederajat kelas 2 dan 5 wajib mendapatkan imunisasi Td.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved