Andon Asmoro Masih Bertahan, Toko Kaset yang Masih Tersisa di Salatiga
Kaset pita pernah mengalami masa kejayaan di waktu lampau. Kini, Hanya segelintir pedagang kaset yang tersisa.
Penulis: ponco wiyono | Editor: galih permadi
Pak Ndon enggan menyebut harga untuk setiap penjualan kasetnya, ia mempersilakan pembeli menawar mulai dari harga Rp 3.000 sampai Rp 5.000. Meski terbilang murah, kaset-kaset Pak Ndon tidak selalu ada pembeli setiap hari.
"Hari-hari ini bahkan sudah tidak ada sama sekali. Maka dari itu saya sambung hidup dengan berjualan pulsa," jelasnya.
Dengan langkah masih tegap, intonasi suara yang masih terdengar jelas, dan semangat menjalani usia tua yang masih menyala, Pak Ndon enggan menyalahkan keadaan yang sudah berubah.
Lelaki berputra tunggal ini justru turut gegap gempita menyambut kemajuan jaman dengan banyaknya aplikasi canggih di telepon pintar.
"Saya suka menyanyi di Smule, tapi tidak akan saya sebutkan nama akun saya, nanti saya ketahuan sudah tua," ujarnya sambil terkekeh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/toko-kaset-andon-asmoro-salatiga_20180110_131757.jpg)