Aksi Peserta Kirab Jelang Imlek Asal Manado Ini Pukau Warga Kudus
Tabuhan musik dari Ke Deng Con yang mengiringi jalannya kirab juga semakin memeriahkan acara ini.
Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Layla
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kirab yang menjadi bagian dari perayaan Bweegee Klenteng Hok Hien Bio Kabupaten Kudus Jawa Tengah menarik perhatian masyarakat, Minggu (28/1/2018).
Sekitar seribu jemaat dari berbagai daerah hadir mengikuti perayaan ini.
Puluhan tandu pembawa Kiem Sin yang penuh warna telah terbaris siap menempuh jalan rutenya.
Tabuhan musik dari Ke Deng Con yang mengiringi jalannya kirab juga semakin memeriahkan acara ini.
Namun ada satu di antara peserta kirab yang cukup menyita perhatian peserta dan masyarakat.
Baca: 26 Kiem Sin dari Berbagai Daerah Turut Dalam Kirab Keliling Kota Kudus Jelang Imlek
Tampilan dari Michele Lasut, peserta dari Manado ini menjadi Tang Sin atau Luo Tang yang saat itu menjadi pusat perhatian.
Dengan jarum besi yang ditusukkan di dalam mulutnya, Liong Kuo Tjun Pimpinan ritual menuturkan bahwa Tang Sin dipercaya tengah kerasukan dewa atau roh suci.
"Tang Sin, dengan mulut yang tertancap jarum besi itu diyakini manusia yang tengah kerasukan dewa setelah lakukan ritual khusus."
"Karenanya dia dipercaya dapat menyembuhkan beberapa penyakit secara spiritual dan membawa hoki," jelasnya kepada Tribunjateng.com.
Tang Sin juga menghampiri satu per satu Kiem Sin yang di atas tandu.
Hal tersebut dijelaskan sebagai upaya unruk membersihkan dan membuka aura Kiem Sin.
Setelah menghampiri semua, lantas orang-orang yang percaya mengerubunginya untuk meminta keselamatan dan hoki.
Lim hian jie, seorang peserta kirab yang juga berasal dari Manado menuturkan bahwa tidak semua orang dapat menjadi Tang Sin.
"Hanya orang terpilih dan ada bakat serta garis khusus yang dapat menjadi Tang Sin," jelasnya.(*)