Kerajinan Perak dan Tembaga Mijen Demak Disukai Eropa, Ini Rahasianya
Produksi Zem Silver cukup diminati di sejumlah Negara Eropa Barat di antaranya yakni Belanda dan Perancis.
Penulis: raka f pujangga | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Produksi Zem Silver cukup diminati di sejumlah Negara Eropa Barat di antaranya yakni Belanda dan Perancis.
Hal itu diakui pimpinan Galeri Nusantara Adi Wijaya, saat ditemui di sentra produksi, Desa Mijen, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Kamis (15/3/2018).
"Produk yang disukai kebanyakan perhiasan, seperti bros, gelang, kalung dan kerajinan yang lainnya," jelas distributor kerajinan tersebut.
Peminat yang tinggi itu, membuat pihaknya bersedia membeli semua hasil produksi Zem Silver.
"Berapapun ada, kami siap menampung karena permintaannya cukup besar," jelas dia.
Sayangnya, kata dia, produsen masih belum bisa memenuhi permintaan konsumen yang tinggi tersebut.
Hal itu karena produksinya handmade, sehingga membutuhkan proses yang cukup lama.
"Kadang juga meleset dari jadwal yang kita tentukan. Misalnya sebulan target selesai, kenyataannya malah sampai tiga bulan," ujar dia.
Kelebihannya, kata dia, pihaknya bisa request model perhiasan atau kerajinan lainnya sesuai dengan permintaan.
"Bahan bakunya juga campuran, sesuai permintaan ada perak, emas, tembaga, dan kuningan. Tapi memang yang paling disukai dari bahan baku tembaga," ujar dia.
Rencananya, pada bulan Mei dan Juni 2018 ini pihaknya akan menembus pasar ekspor baru ke Suriname.
"Kami akan meakukan penjajakan ekspor ke Suriname, karena kami melihat permintaan di sana untuk barang sejenis cukup besar," ujar dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/produksi-zem-silver-di-desa-mijen-kecamatan-kebonagung-demak_20180316_140217.jpg)