Kenapa Banyak Orang Jawa Bernama 'Su' Seperti Soekarno, Suharto dan Lain-lain, Inilah Filosofinya
Selain itu, zaman dulu, orangtua sering memberi nama berdasarkan bahasa Sansekerta yang artinya sesuai dengan doa dan harapan
TRIBUNJATENG.COM - Coba ingat-ingat, apakah Anda punya saudara atau kenalan yang berasal dari Jawa Tengah atau Jawa Timur?
Kebanyakan, nama orang Jawa pasti diawali dengan kata 'Su'.
Sukarno, Suharto, Supriyadi, Sutrisno, Suharmi, Suparno, atau Susilo.
Istilah nama adalah doa memang sangat dipegang erat oleh orang Jawa.
Baca: Berapa Biaya Operasi Transgender, Pria Atau Wanita yang Lebih Mahal? Inilah Daftarnya
Selain itu, zaman dulu, orangtua sering memberi nama berdasarkan bahasa Sansekerta yang artinya sesuai dengan doa dan harapan mereka untuk anaknya kelak.
Nama 'Su' juga diambil dari bahasa Sansekerta.
'Su' artinya sangat, lebih, selalu, paling, unggul dan terbaik.
Nama ini unisex, bisa digunakan untuk laki-laki maupun perempuan.
Tidak hanya 'Su' saja tapi kata selanjutnya juga punya nama.
Misalnya, nama Subagya diambil dari Su yang berarti paling, dan Bagya yang artinya bahagia.
Subagya punya arti orang yang paling bahagia.
Sugeng artinya orang yang namanya besar.
Sugeng jika dipisah berarti 'Su' dan 'Ageng'.
Baca: DUEL NAPI MAUT! Ganjar Tewas Tersungkur Dengan Gunting Menancap di Dadanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/presiden-soekarno_20170822_110139.jpg)