Cerita di Balik Terbentuknya Pulau Momongan, Ada Pengalaman Tsunami 2006 di Pantai Ayah Kebumen
Pulau yang terbentuk dari sedimentasi atau tanah endapan itu menjadi begitu penting bagi masyarakat pesisir Ayah, dan beharga bagi Tagana.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Khoirul Muzakki
Para relawan Tagana Kebumen menanam bibit mangrove di pesisir pantai Ayah Kebumen untuk tangkal bencana laut.
Pohon Bakau yang tersisa usai tsunami dia rawat agar tetap hidup dan tumbuh dengan baik. Sementara lahan yang masih lapang, dia tanami dengan bibit tanaman baru.
Merawat bibit hingga besar sama halnya membangun benteng untuk melindungi warga dari serangan tsunami. Karena itu Sukamsi bersemangat merawatnya tanpa pamrih.
Kini benteng alami itu sudah terlihat, membentang di sepanjang pesisir pantai Kebumen. Namun pekerjaan itu belum selesai. Sukamsi bersama teman relawannya yang lain masih akan terus memperluas penanaman mangrove hingga keamanan masyarakat terjamin dari ancaman bencana.
"Ibaratnya, jangan sampai ada sejengkal tanah yang tidak ditanami. Apalagi wilayah Ayah, dan Jetis ini masuk zona merah rawan tsunami,"katanya.(*)
Berita Terkait