Mudik Lebaran 2018
Alasan Pemudik Sepeda Motor Ini Pilih Mudik Awal
Walaupun demikian, kendaraan roda dua berpelat nomor Jakarta sudah mulai melintasi jalur Pantura.
TRIBUNJATENG.COM - Sepekan jelang Lebaran arus lalulintas di Jalur Pantura Pekalongan Batang terpantu lancar, dan belum terjadi peningkatan jumlah kendaraan.
Beberapa SPBU juga masih melakukan aktivitas seperti biasanya, kantong-kantong parkir di SPBU tak nampak kendaraan milik pemudik yang terparkir.
Walaupun demikian, kendaraan roda dua berpelat nomor Jakarta sudah mulai melintasi jalur Pantura.
Beberapa pengendara membawa bungkusan besar yang diikatkan di jok belakang terlihat beristirahat di SPBU sepanjang jalur Pantura.
Tak terkecuali Joko Subeno (44) warga Delanggu Kabupaten Klaten, karena mengendarai sepeda motor ia memilih pulang ke kampung halaman lebih awal.
"Kalau jauh-jauh hari seperti ini tidak terlalu macet, buktinya saya dari Karawang Subuh sampai sini sore hari," ujarnya saat ditemui Tribun di salah satu SPBU yang ada di Jalur Pantura Batang, Jumat (8/6).
Joko menambahkan, sepanjang jalan menuju Jateng dipenuhi kendaraan besar baik truk ataupun bus.
"Mungkin karena dikejar target jadi truk-truk memenuhi jalanan, sebenarnya berisiko kalau mudik menggunakan kendaraan roda dua, saya hampir saja terjatuh saat melintasi daerah Comal karena jalan bergelombang apalagi banyak truk. Tapi mau bagaimana lagi punyanya cuma ini," paparnya.
Sementara itu, A Najib satu di anatara operator SPBU 44 512 08 di Jalan Raya Sambong Batang menuturkan belum ada peningkatan jumlah kendaraan yang mengisi BBM di SPBU.
"Dari Kamis (7/6) malam kebanyakan kendaraan berat dan bus yang mengisi BBM, kalau pemudik belum terlihat memenuhi SPBU, karena biasanya para pemudik sering beristirahat di SPBU ini," jelasnya.
Unit Manager Communication and CSR Pertamina MOR IV Andar Titi Lestari menerangkan, Pertamina menambah stok BBM di Jateng DIY sebesar 30 persen.
"Kalau rata-rata biasanya membutuhkan 11.394 KL namun khusus jelang Lebaran akan dinakikan menjadi 15.514 KL, kenaikan tersebut untuk memenuhi penggunaan BBM di masyarakat baik premium maupun pertamax," jelasnya. (Bud/gum/mam)