Pilkada 2018

Bawaslu RI dan Jateng Datangi Panwas Kota Tegal Membahas Aduan Timses

Tim Supervisi Bawaslu RI dan Provinsi Jateng mendatangi Panwaslu Kota Tegal, Rabu (4/7/2018) ini.

Bawaslu RI dan Jateng Datangi Panwas Kota Tegal Membahas Aduan Timses
tribunjateng/akhtur gumilang
Ketua Panwaslu Kota Tegal Akbar Kushariyanto 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Tim Supervisi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dan Provinsi Jateng mendatangi kantor Panwaslu Kota Tegal, Rabu (4/7/2018) ini.

Kedatangan mereka adalah untuk berkordinasi dengan Panwaslu Kota Tegal terkait laporan dari Tim sukses (timses) Paslon nomer 4, Habib Ali - Tanty, Rabu (4/7/2018) ini.

Laporan itu sendiri dilayangkan timses pada Selasa (3/7) pukul 23.00 WIB atas beberapa temuan kerancuan.

Satu di antara kerancuan yang mereka kalim adalah terkait kosongnya Kotak Suara Pilwakot Tegal di TPS 1, Panggung, Tegal Timur, Kota Tegal, pada Sabtu (30/6/2018) lalu.

Ketua Panwaslu Kota Tegal Akbar Kushariyanto menyebut, kedatangan tim supervisi dari Bawaslu RI dan Provinsi untuk memilih laporan yang akan ditangani Panwaslu Kota Tegal.

Sebab, pihaknya ingin mencegah terjadinya Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Pilwakot Tegal yang memiliki selisih suara tipis, antara Paslon nomer 3 Dedi Yon - Jumadi dan nomer 4 Habib Ali - Tanty.

"Sehingga memungkinkan adanya PHPU. Untuk mengantisipasi itu, kami bersama Bawaslu RI dan Provinsi Jateng membuat laporan tertulis untuk dijadikan second opini," kata Akbar kepada Tribunjateng.com.

Akbar mengungkapkan, laporan yang telah disampaikan Tim Habib Ali-Tanty adalah beberapa TPS yang bermasalah.

Kemudian, kata Akbar, ada juga laporan dari timses soal ketidakprofesionalitasan anggota KPPS.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved