Pilkada 2018

Kalah di Pilbup Kudus 2018, PDIP Fokus Pileg 2019

Kalah di Pilbup Kudus 2018, PDIP Fokus Pileg 2019. Pasangan yang diusung oleh PDIP, Golkar, Demokrat, dan PAN ini harus menelan pil pahit.

Kalah di Pilbup Kudus 2018, PDIP Fokus Pileg 2019
Tribun Jateng/Rifqi Gozali
Kampanye terbuka pasangan Masan-Noor Yasin di Lapangan Kongsi Desa Loram Wetan Kecamatan Jati, Kudus, Minggu (22/4/2018). Hasil rekap KPU Kudus, paslon Masan-Noor kalah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Gelaran Pilkada Kudus telah usai. KPU pun telah melakukan rekapitulasi, hasilnya pasangan Tamzil-Hartopo yang diusung oleh PPP, PKB, dan Hanura ini unggul dibandingkan empat pasangan lainnya.

Sementara pada perolehan suara unggul kedua diraih oleh pasangan Masan-Noor Yasin.

Pasangan yang diusung oleh PDIP, Golkar, Demokrat, dan PAN ini harus menelan pil pahit.

Apalagi Masan, sebagai kader partai berlambang kepala banteng moncong putih itu tidak bisa meneruskan tampuk kepemimpinan Musthofa yang selama dua periode menjadi Bupati Kudus.

Musthofa adalah kader PDIP

Dari hasil rekapitulasi oleh KPU Kudus pasangan Tamzil-Hartopo memperoleh suara sebanyak 213.990 atau 42.51 persen. sedangkan pasangan Masan-Noor Yasin memperoleh suara sebanyak 194.093 suara atau 38.55 persen.

Selisih perolehan suara antarkedua pasangan itu cukup jauh.

Hal itu rupanya menjadi satu di antara beberapa alasan kubu Masan-Noor Yasin untuk tidak mengajukan gugatan atas hasil rekapitulasi oleh KPU.

“Itu salah satu alasan kenapa kami tidak mengajukan gugatan atas hasil dari KPU,” kata Sekretaris DPC PDIP Kudus Achmad Yusuf Roni, Senin (9/7/2018).

Tidak ingin terlalu larut atas kekalahan pasangan yang diusungnya, PDIP Kudus kini mulai menata diri demi menghadapi Pileg 2019. Berbagai strategi pun telah disiapkan. Bahkan perolehan sembilan kursi pada Pileg 2014 akan ditambah lagi target perolehannya pada Pileg mendatang.

“Target kita naik. Pada Pileg mendatang kami targetkan bisa meraih 15 kursi,” tandas Yusuf.

Sampai saat ini, kata Yusuf, pihaknya masih melakukan pemetaan segala potensi yang bisa dijadikan pendongkrak suara partainya.

“Segala potensi akan kami petakan untuk menyusun strategi,” kata Yusuf. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved