Jemaah Haji

Prof Yos Johan Titip Pesan dan Doa kepada 22 Calon Jemaah Haji dari Undip

Ibadah haji adalah rukun Islam yang kelima. Karenanya segala sesuatu yang telah dikeluarkan untuk ibadah Haji

Prof Yos Johan Titip Pesan dan Doa kepada 22 Calon Jemaah Haji dari Undip
TRIBUNJATENG/DENI SETIAWAN/ist
Selasa (10/7/2018) ada 22 calon jemaah haji asal Undip dikumpulkan oleh Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama di Gedung Rektorat Kampus Tembalang Kota Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pada 2018 ini, ada sekitar 22 calon jamaah haji asal Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang akan berangkat ke tanah suci. Mereka adalah civitas akademika yang ada di Lingkungan Undip Semarang.

Dan secara khusus, pada Selasa (10/7/2018), mereka dikumpulkan oleh Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama di Gedung Rektorat Kampus Tembalang Kota Semarang. Dalam kesempatan itu, Rektor pun memberikan beberapa pesan khusus kepada para calon jamaah haji tersebut.

“Ibadah haji adalah rukun Islam yang kelima. Karenanya segala sesuatu yang telah dikeluarkan untuk ibadah Haji, akan digantikan oleh Allah Swt. Itu mengapa pula Haji sangat penting karena telah menjadi rukun penyangga agama,” kata Prof Yos Johan.

Sesuai keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (10/7/2018) petang, dia pun berpesan agar para calon jamaah Haji dapat untuk senantiasa menjaga kesehatan serta tetap berfokus untuk beribadah maupun bertawadhu.

“Tolong juga doakan kami yang di sini. Titip doa untuk kesejahteraan Undip tercinta. Dan semoga saja, tidak ada yang berangkat menjalankan ibadah ini karena keterpaksaan. Semoga semua atas dasar kesadaran serta hati yang tulus ikhlas,” ucapnya.

Sementara itu, Tri Jatmiko Wahyu Prabowo yang mewakili rombongan calon jamaah haji asal Undip Semarang itu mengutarakan terima kasihnya kepada pihak universitas yang telah mengumpulkan serta secara seremonial melepas mereka.

“Semoga apa yang menjadi amanah dari Rektor Undip maupun lembaga ini akan senantiasa kami laksanakan. Mohon doa serta maaf apabila tutur kata serta perilaku kami kurang berkenan selama ini. Mohon doa pula demi kelancaran kami di tanah suci esok,” tuturnya. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved