Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bahaya, Alat Tes HIV Dijual Bebas di Toko Online Bikin Salah Persepsi

Melalui alat itu, mereka dapat melakukan pemeriksaan HIV secara mandiri tanpa didampingi tenaga medis.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: abduh imanulhaq
DIIMAGEM
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Penyebaran HIV/Aids semakin mengkhawatirkan.

Penularan virus itu didominasi perilaku seks bebas atau menyimpang.

Di lain sisi, keberadaan penyakit mematikan itu sebetulnya jadi "warning" bagi masyarakat agar menghindari aktivitas yang berisiko terhadap penularan HIV, terutama perilaku seks bebas.

Tak ayal, masyarakat yang takut memilih menjauhi perilaku tak aman agar terhindar dari penyakit itu.

Namun, keresahan itu justru dianggap peluang bagi oknum tertentu untuk mengeruk keuntungan.

Di sejumlah toko online, kini terjual bebas alat tes (reagen) HIV.

Melalui alat itu, mereka dapat melakukan pemeriksaan HIV secara mandiri tanpa didampingi tenaga medis.

Dari pantauan Tribunjateng.com, di sejumlah toko online, alat itu tersedia dengan harga sangat terjangkau, mulai Rp 65 ribu sampai ratusan ribu rupiah.

Ilustrasi
Ilustrasi (GOOGLE)

Penjual juga menyertakan aturan pemakaian alat itu hingga diketahui hasilnya.

Tetapi penyalahgunaan alat ini ternyata justru berpotensi memicu penyebaran virus HIV semakin meluas.

Manager Kasus Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Cilacap, Rubino Sriadji, mengatakan saat seseorang melakukan pemeriksaan sendiri melalui alat yang dibeli secara online, bisa jadi diri dan pasangan seksualnya masih dalam fase periode jendela.

Pada masa itu, meski alat tes HIV memperlihatkan hasil negatif, sebenarnya sudah ada virus HIV di tubuh.

"Sudah ada virus HIV di tubuh namun belum bisa terdeteksi oleh alat, tapi sudah aktif atau dapat menularkan," tuturnya.

Antisipasi penularan HIV dengan cara seperti ini tentu saja salah menurut Rubino.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved