Pilkada 2018

Sosok 14 Perempuan yang Terpilih sebagai Kepala Daerah pada Pilkada Serentak 2018 

Pemilihan Kepala Daerah 2018 juga diikuti oleh para kandidat perempuan di berbagai wilayah pemilihan

Sosok 14 Perempuan yang Terpilih sebagai Kepala Daerah pada Pilkada Serentak 2018 
Iti Octavia (kiri), Khofifah Indar Parawansa (tengah), dan Mundjidah Wahab (kanan)(KOMPAS.com/TRIBUNNEWS/HANDOUT) 

Ia merupakan istri dari Bupati Probolinggo sebelumnya, yakni Hasan Aminuddin.

Wanita kelahiran 23 Mei 1983 ini berhasil menduduki posisi bupati pada usia 30 tahun dan menjadi bupati perempuan termuda se-Indonesia.

Pada Pilkada 2018, ia maju bersama pasangannya, A Timbul Prihanjoko dan berhasil mengalahkan rivalnyal, pasangan Abdul Malik Haramain-Mohammad Muzayyan dengan perolehan 254.337 suara.

8. Mundjidah Wahab

Mundjidah terpilih sebagai Bupati Jombang setelah mendapatkan 234.971 suara di Pilkada 2018 bersama pasangannya, Sumrambah.

Mundjidah merupakan wakil bupati petahana yang terpilih menjadi bupati untuk periode berikutnya.

Sebelumnya, ia pernah duduk di jajaran DPRD Jombang pada 1971-1992 dan di DPRD Jawa Timur pada 1997-2014.

9. Anna Mu'awanah

Anna terpilih sebagai Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, bersama pasangannya, Budi Irawanto, dengan perolehan 236.358 suara.

Sebelumnya, ia sudah aktif di dunia politik dengan menjabat sebagai anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur IX.

10. Ika Puspitasari

Ika Puspitasari bersama pasangannya Achmad Rizal Zakaria, terpilih dalam Pilkada Serentak 2018 sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto dengan perolehan 23.644 suara.

Pencalonannya diusung oleh koalisi dua partai politik, yakni Golkar dan Gerindra. Ika berhasil mengalahkan tiga rival lainnya.

11. Iti Octavia Jayabaya

Iti merupakan bupati petahana di Kabupaten Lebak, Banten. Ia kembali terpilih bersama pasangan lamanya, Ade Sumardi, dengan perolehan 453.938 suara.

Sebelumnya, Iti merupakan anggota Komisi IX DPR-RI Dapil Banten dan juga bertugas di Badan Anggaran.

12. Paulina Haning-Bullu

Paulina berhasil memenangkan kursi Bupati Rote Ndao bersama pasangannya, Stefanus M Saek dengan mengantongi suara sebanyak 22.098.

Diusung oleh Partai Golkar dan Nasdem, Paulina mampu mengalahkan 3 pasangan calon lainnya. Kemenangannya di Pilkada Kabupaten Rote Ndao menjadikan dirinya sebagai bupati pertama di Nusa Tenggara Timur (NTT).

13. Erlina

Erlina merupakan satu-satunya perempuan yang mencalonkan diri di Pilkada Serentak 2018 Kabupaten Mempawah.

Ia maju bersama pasangannya, Muhammad Pagi, dan berhasil memenangkan pertarungan kursi bupati dengan perolehan 54.945 suara.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Seksi Perdata Kalimantan Barat, tetapi mengajukan pensiun dini karena mengikuti pemilihan bupati.

Erlina merupakan istri dari Wakil Gubernur Kalimantan Barat terpilih, Ria Norsan.

14. Tatong Bara

Tatong merupakan Wali Kota petahana di Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Dalam Pilkada Serentak 2018, ia kembali menang dengan perolehan 37.408 suara.

Wanita berusia 31 tahun ini berhasil mengalahkan pesaing tunggalnya, pasangan Jainuddin Damopolii-Suharjo Makalalag.

Sebelumnya, ia menduduki jabatan sebagai Wali Kota Kotamobagu periode 2008-2013. Fakta Pilkada Serentak 2018 (4) (KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMO)

Editor: muslimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved