Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bali Ndeso Resto Gelar Wayangan Tiap Hari Weton Endang Sri Sedep

Dengan lakon Endang Pamijen Bumantoko Miwisuda, rumah makan kebanggaan masyarakat Karanganyar dipenuhi ratusan orang.

Penulis: Yasmine Aulia | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG/ YASMINE AULIA
Pementasan wayang kulit di Bali Ndeso Resto, Karanganyar yang juga dihadiri Bupati Juliyatmono dan jajaran OPD, Minggu (16/9/2018) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Beragam cara diungkapkan sebagai tanda syukur atas nikmat yang diperoleh.

Salah satunya adalah Sri Endang Sedep, pemilik resto Bali Ndeso di Ngargoyoso, Kab Karanganyar, Jawa Tengah yang menggelar wayang kulit, Minggu (16/9/2018) malam.

Dengan lakon Endang Pamijen Bumantoko Miwisuda, rumah makan kebanggaan masyarakat Karanganyar dipenuhi ratusan orang.

Tidak ketinggalan, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan jajaran OPD juga ikut hadir dalam kesempatan itu.

Orang nomor satu di Karanganyar mengatakan bangga dan senang diselenggarakan acara ‘wetonan’ Sri Endang Sedep.

Rumah makan ini sudah menjadi tempat favorit warga Karanganyar dan para wisatawan. Bahkan, di hari Sabtu minggu harus antri terlebih dahulu jika hendak makan karena ramainya pengunjung.

"Orang tahunya bu Endang Sedep sudah sukses karena memiliki beberapa rumah makan yang bagus seperti Bali Ndeso ini.

Namun orang tidak memikirkan bagaimana jatuh bangunnya bu endang dalam usaha restoran ini.

Yang harus kita pelajari dari Bu Endang adalah prihatin dan semangat juang yang tinggi didalam memperoleh keberhasilan,” papar Juliyatmono.

Bupati pun menambahkan Karanganyar akan terus mengembangkan potensi wisatanya.

Baik dalam pesona alam, keindahaan alam, kebudayaan, keramahaan masyarakat dan guyub rukun.

Sebagai tuan rumah, pihaknya mengajak masyarakat untuk bersikap ramah.

Sebab ujung-ujungnya jika banyak wisata kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat.

“Kita juga berdoa semoga Desa Segoro, Gunung Kecamatan, Ngargoyoso yang ikut lomba hatinya PKK (Memanfaatkan pekarangan dengan tanaman) menjadi juara lomba desa tingkat nasional.

Saya mendapatkan informasi bahwa Segoro Gunung sudah masuk lima besar,” imbuhnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved