Kasus Narkoba

Dua Perempuan Ini Bilang Bawa Teh, Tapi Adi Akui Pesan Ganja

Petugas Lapas Kedungpane gagalkan dua pengunjung perempuan yang hendak menyelundupkan ganja di dalam sel tahanan

Dua Perempuan Ini Bilang Bawa Teh, Tapi Adi Akui Pesan Ganja
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Petugas lembaga pemasyarakatan (Lapas) gagalkan dua pengunjung perempuan yang hendak menyelundupkan narkotika berjenis ganja di dalam sel tahanan Lapas Kelas I Semarang, Senin (24/9). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Petugas lembaga pemasyarakatan (Lapas) gagalkan dua pengunjung perempuan yang hendak menyelundupkan narkotika berjenis ganja di dalam sel tahanan Lapas Kelas I Semarang, Senin (24/9).

Upaya penyelundupan diketahui saat petugas Lapas bernama Sunarti melakukan pemeriksaan kepada pengunjung yang membesuk narapidana.

Kepala Lapas Kelas I Semarang Dady Mulyadi menuturkan dua pengunjung yang akan menyelundupkan barang haram tersebut bernama Atika dan Shania hendak membesuk narapidana bernama Adi Prasetyo.

Kejadian terjadi pada pukul 11.25 di Lapas Kedungpane Semarang.

Saat diperiksa kedua pengunjung kedapatan ganja yang diselipkan ke dalam makanan. Namun mereka berdua mengaku ganja yang dibawanya tersebut adalah teh dari Jepang.

"Kami interogasi dan dugaan kami bukan sekedar teh. Kemudian siapa yang akan dikunjungi langsung dilakukan klarifikasi, dan tanya kamu pesan apa? Dia bilang pesan ganja," tuturnya.

Dady mengatakan setelah mendengarkan pengakuan dari narapidanannya, pihaknya langsung mengkoordinasikan pengunjung ke Polsek Ngaliyan.

Menurut dia, narapidanannya tersebut sebelumnya tersandung kasus narkotika dengan pidana empat tahun.

"Tahun depan seharusnya bebas. Tapi karena ada kejadian ini kami kembalikan ke pihak penyidik," ujar dia. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved