Petani Kendeng Lestari Berorasi di Depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah Cemaskan Perairan Sawahnya

"Masak nanti ada tambang dekat pertanian, dewe iki wong cilik (kita ini petani kecil)," jelasnya.

Petani Kendeng Lestari Berorasi di Depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah Cemaskan Perairan Sawahnya
TRIBUN JATENG/BARE KINGKIN KINAMU
Para petani yang tergabung dalam Petani Kendeng Lestari saat berdemo menuntut revisi Perda RTRW 2009-2029 di Depan Gedung DPRD Jawa Tengah, Senin (15/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wajahnya penuh dengan cemas.

Tak pernah ia memiliki pikiran untuk berorasi di depan Kantor DPRD Jawa Tengah di tengah terik matahari, Senin (15/10/2018).

Ia adalah Warsiti, petani asal Kudus, Undaan.

"Pengene ning omah (di rumah)," jelas Warsiti kepada Tribunjateng.com.

Ia berada di antara para petani lainnya, ada yang berasal dari Pati, Grobogan, Rembang, dan Blora.

Para petani yang tergabung dalam Petani Kendeng Lestari menyuarakan keinginannya di depan Kantor DPRD Jawa Tengah terkait Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2009-2029.

"Kalau itu dilaksanakan, nanti nasib petani bagaimana," tutur Warsiti.

Baca: Syukuran Panen Melimpah, Warga Kendengsidialit Jepara Kirab 1.000 Ingkung

Sebagai pemilik tanah dan sebagai buruh tani, Warsiti memiliki kekhawatiran jika nanti air untuk pengairan sawah menjadi susah.

"Masak nanti ada tambang dekat pertanian, dewe iki wong cilik (kita ini petani kecil)," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved