Warganet Sindir Acara Lomba Lari yang Melibatkan Mantan Napi Kanibalisme Sumanto di Purbalingga
Namun siapa disangka, acara yang terbilang sukses itu justru menimbulkan polemik kemudian.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: suharno
Teguh Setiawan, Ketua Panitia Klawing Playon Sonten menyayangkan polemik yang menyertai acara tersebut.
Ia pun menampik kegiatan itu diadakan oleh Pemkab Purbalingga.
Lomba lari menyusuri tepi sungai Klawing itu murni diinisiasi oleh masyarakat, dalam hal ini Komunitas Pinggir Klawing (KPK).
"Mohon maaf ini bukan acara Pemkab. Ini ide kami, muncul dari tim KPK. Kami juga sayangkan, entah itu video yang bikin siapa," katanya.
Baca: Diduga Alami Rem Blong, Sebuah Truk Menabrak Median Jalan di Turunan Tanah Putih Semarang
Ia pun membantah narasi dalam video itu yang dinilainya bertolakbelakang dari kenyataan sebenarnya.
Pihaknya memang sengaja menghadirkan Sumanto dalam lomba lari tersebut.
Tetapi ia membantah pihaknya sengaja mengeksploitasi Sumanto demi kesuksesan acara, terlebih kepentingan pariwisata.
Menurut dia, Sumanto dilibatkan dalam kegiatan itu sebatas sebagai bintang tamu.
Adapun tema Lari Dikejar Sumanto, yang dianggap kontroversial, bagi dia, sebetulnya hanyalah bahasa market.
Tetapi jika pelibatan Sumanto dalam even itu pada akhirnya memicu polemik di masyarakat, ia pun tak segan meminta maaf.
"Kami minta maaf kalau itu jadi polemik," katanya.
Teguh meyakinkan, tidak ada niat penyelenggara untuk memperalat Sumanto.
Sebaliknya, pelibatan Sumanto dalam kegiatan tersebut justru memiliki tujuan positif.
Melalui acara itu, pihaknya ingin memberikan ruang sosialisasi bagi Sumanto.
Lomba itu dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/the-kanibal_20181020_165159.jpg)