Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Edy rahmayadi: Kami Sudah Berusaha Panggil Luis Milla namun Luis Milla Tidak Bisa Hadir

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi meminta maaf kepada masyarakat Indonesia terlait kekalahan Timnas di piala AFF. Edy mengaku sudah memanggil Luis Milla

Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
Tribunnews/Abdul Majid
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi memberikan sambutan dalam acara penandatanganan kesepakatan kerja sama antara PSSI dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang dilangsungkan di Gedung BRI, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2018). 

Ia berjanji akan menjelaskan seluruhnya saat wawancara dengan televisi nasional.

"Gak usah saya ceritakan di sini. Bukan itu maksudnya. Panjang jadinya. Kalian potong, kalian putar-putar lagi omongan saya. Nanti Ribut lagi," ucap Edy.

Edy lantas berjalan keluar pintu Ruang Paripurna, awak media pun mencoba menggali komentar Edy Rahmayadi.

"Nanti comment aku (kasih komentar), kalian putar-putar lagi ke mana-mana," tambah Edy sambil elus-elus wajah wartawan.

Bima sakti siap mundur

Lantaran hal tersebut, Bima Sakti mengaku siap mundur.

Pelatih timnas Indonesia itu menyerahkan semuanya kepada PSSI atas gugurnya tim Merah Putih di Piala AFF 2018.

Timnas Indonesia sudah dipastikan angkat kaki dari ajang bergengsi se Asia Tenggara tersebut.

Itu setelah pada pertandingan semalam, Filipina berhasil bermain imbang 1-1 melawan Thailand pada laga lanjutan Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Panaad, Bacolod.

Hasil itu membuat Filipina dan Thailand sudah mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan yang sudah dijalankan.

Sementara timnas Indonesia baru memiliki tiga poin dan masih menyisahkan satu pertandingan lagi melawan Filipina akhir pekan nanti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

"Kalau memang PSSI memutuskan kami mundur, kami siap," kata Bima Sakti selepas menggelar sesi latihan timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2018).

Bima Sakti sangat berharap setelah ia mundur, PSSI bisa menunjuk pelatih berkualitas untuk menangani timnas Indonesia.

Tentu saja harapan itu demi kebaikan tim Merah Putih yang sudah haus akan gelar prestasi.

"Siapapun pelatihnya nanti, baik asing atau lokal, kita semua harus dukung semaksimal mungkin," ucap Bima Sakti.

Fahri hamzah Sebut Janji PKS Hapus Pajak Motor Langkah Mundur Tidak Visioner

Hampir Menang, Penyerang PSIS: Sayangnya Wasit Beri Penalti ke Madura United

Bertandang ke Stadion Angker, Maro Gomez Fokus Benahi Mental Pemain Persib Bandung

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved