Ruhut Sitompul Debat Panas dengan Andre Rosiade soal Curhatan Jokowi dan Prabowo
Ruhut Sitompul melakukan sesi debat panas dengan Timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
Terkait pidato Jokowi soal Politisi sontoloyo, genderuwo merupakan tanda kepanikan.
"Ini terlihat Pak Jokowi baperan, Pak Jokowi panik, sehingga beliau merasakan tanda-tanda kekalahan beliau, sehingga beliau bicara sontoloyo, genderuwo bahkan yang menakutkan seorang kepala negara ingin menabok seseorang, jadi pemilu yang riang gembira, pemilu yang adu gagasan bisa berantakan karena ada seorang presiden yang mengancam orang, ini luar biasa menakutkan, yang bisa mengacam orang," ujar Andre.
Lantas Andre meminta kepada Ruhut dan Jokowi untuk belajar dari Prabowo.
"Jadi Bang Ruhut dan pak Jokowi untuk belajar dari Prabowo, beliau difitnah tiap hari diserang hoaks, bahkan Bang Ruhut barusan menyerang hoaks, tapi beliau menghadapi dengan snatai tenang dan nggak baperan bang, seperti Pak Jokowi, jadi Pak Jokowi harus banyak belajar dari Pak Prabowo," ujar Ruhut.
• Tersebar Hoax Agnez Mo Dikabarkan Meninggal Dibunuh, Agnation Ramai Komentari Instagramnya
• Fahri hamzah Sebut Janji PKS Hapus Pajak Motor Langkah Mundur Tidak Visioner
• Edy Rahmayadi Klaim PSSI Sanggup Bayar Gaji Luis Milla Rp 30 Miliar per Tahun
Ruhut lantas menyebut bahwa Prabowo lah yang harus belajar dari Jokowi.
"Nggak salah, pemenang Pilpres 2014 harus belajar dari orang yang kalah di pilpres 2014, Pak Prabowo yang seharusnya banyak belajar dari Pak Jokowi, jangan membolak-balikkan fakta" ujar Ruhut.
Ruhut lantas menyebut bahwa kubu oposisi telah banyak melakukan kesalah.
"Kenapa salah, kalau Pak Jokowi nggak salah nggak ada minta maaf, kalau ini minta maaf aja," ujar Ruhut.
Lantas Andre menimpali bahwa Jokowi banyak berjanji di tahun 2014 namun banyak yang tidak ditepati
"dari pada Bang Ruhut, Pak Jokowi banyak berjanji di tahun 2014 dan janji-janjinya banyak yang palsu, dan nggak punya malu, dan mau maju dua kali dan tidak mau minta maaf, rakyat bisa menilai," ujar Andre.
Ruhut lantas menyebut bahwa elektabilitas Jokowi-Maruf menurut survei 58 persen.
Sementara itu, Andre menybut bahwa saat ini Jokowi tampak panik.
Diketahui sebelumnya, Jokowi memberikan tanggapan terkait tduhan anggota PKI.
Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi saat pidato dalam acara pembagian sertifikat lahan kepada 1.300 warga di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, yang dihelat di Tenis Indoor Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (23/11/2018).
"Presiden Jokowi itu dibilang, anggota PKI. Kalau enggak percaya lihat media sosial," ujar Jokowi.