Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

‎Tangkal Kampanye 'Sampah', PAN Jateng Latih Kader Cerdik Gunakan Medsos

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Jawa Tengah (DPW PAN Jateng) ‎menggelar Training of Trainer.

Penulis: yayan isro roziki | Editor: suharno
Istimewa
Peserta Training of Trainer PAN di Hotel Grand Arkenso, Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Jawa Tengah (DPW PAN Jateng) ‎menggelar Training of Trainer, di Hotel Grand Arkenso Semarang, Minggu - Senin (9-10/12/2018).

Acara ini digelar guna memberi pembekalan untuk para kader dari unsur dewan pengurus daerah (DPD), Barisan Muda (BM) PAN, dan Perempuan Amanat Nasional (Puan), yang akan turut memeriahkan gelaran pemilu presiden (Pilpres) dan juga pemilihan legislatif (Pileg) 2019.

"Diharapkan, dengan pembekalan ini para kader dari PAN dapat melakukan kampanye yang santun, cerdas, bermutu, dan bermartabat. Serta, menghindari kampanye 'sampah' yang hanya mengandalkan sentimen tertentu, tanpa didasari data dan fakta," kata Wakil Ketua DPW PAN Jateng, Agung Wisnu Kusuma, Senin (10/12/2018).

KPU Kabupaten Batang Coret 1.697 Pemilih Luar Negeri dari Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019

Menurut Agung, ‎kampanye 'sampah' hanya akan membangitkan sentimentil yang tak perlu.

Sehingga, rawan menimbulkan konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat.

"‎Di era digital saat ini, salah satu medium kampanye yang cukup massif digunakan adalah media sosial (medsos). Karena itu, satu di antara materi penting dalam pembekalan ini adalah bagaimana menggunakan medsos untuk kampanye secara bijak, cerdas dan bernas," tuturnya.

Ia menandaskan, model-model kampanye sampah, yang cenderung berisi hujatan dan fitnah harus dihindari oleh semua lapisan masyarakat, terutama para kader PAN.

Terkait Strategi Ekonomi, Pengusaha Jateng Pilih Cari Aman Tunggu Hasil Pilpres 2019

"Mari, kita tampilkan politik yang gembira, tidak menimbulkan perpecahan dan pembelahan secara ekstrem di masyarakat," tandas Agung.

Dituturkan, kegiatan ini sedikitnya diikuti oleh‎ 110 orang peserta, yang merupakan utusan DPD dan juga sayap oragnisasi PAN dari 35 kabupaten/kota di Jateng.

"Pemateri yang dihadirkan berasal dari beragam latar belakang. Mulai dari pegiat medsos, juru bicara (Jubir) BPN Prabowo-Sandi, dan juga aparatur penegak hukum," ucapnya.‎ (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved