Guru di Cilacap Jualan Bakso dan Mie Ayam Semangkuk Rp 5.000, Tiap Jumat Es Teh Gratis
Di Sragen viral mie ayam Rp 2.000, di Cilacap ada mie ayam atau bakso plus es teh manis Rp 5.000 setiap hari Jumat.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: abduh imanulhaq
Adapun Dewi mengajar di SMK LPPM RI 18 Sidareja, Cilacap, sebagai guru Bahasa Inggris.
Mereka berjualan setelah pulang mengajar.
Biasanya mereka membuka kedai pukul 13.00 dan tutup pukul 20.00 WIB.
"Kalau hari-hari biasa buka setiap pulang mengajar. Kalau hari Minggu buka lebih cepat, jam 10.00," ujar Dewi.

Seporsi bakso Rp 5.000 berisi tiga butir bakso ukuran standar, bisa ditambah mie kuning dan bihun.
Satu lagi yang membedakan, bakso ini terbuat dari daging ayam bukan daging sapi seperti umumnya.
Adapun porsi mie ayam tak berbeda dari porsi di warung lain.
Modal awal Dewi berjualan sekitar Rp 150 ribu.
• TERBARU: Alasan Vanessa Angel Aktif di Dunia Prostitusi Online, Ingin Selesaikan Utang
• TRAGIS! Gadis Ini Ingin Lebih Cantik Rela Menabung Hingga Rp55 Juta Justru Berakhir Petaka
• Penangkapan 4 PSK di Bawah Umur dari 48 PSK di Kasus Prostitusi Berkedok Layanan Pijat
Modal tersebut sudah bisa membeli berbagai macam bahan membuat bakso dan mie ayam.
Setiap hari mereka menggiling 2 kilogram daging ayam dengan harga sekitar Rp 60 ribu.
Ditambah bumbu-bumbu sekitar Rp 20 ribu.
Sehingga total biaya yang dikeluarkan membuat bakso Rp 80 ribu.
Sisanya dipergunakan membeli buah-buahan seperti buah naga, nanas, dan jeruk guna bahan baku berjualan jus.
Meski Kedai Mama masih terlihat sederhana tapi setiap hari rata-rata terjual 35 mangkuk bakso dan 20 mangkuk mie ayam.
Khusus hari Jumat, mereka menggratiskan es teh bagi pembeli.