Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Jamin Pengembalian Uang Nasabah PD BKK Pringsurat
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, memastikan uang ribuan nasabah Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) Pringsurat, tak akan h
Penulis: yayan isro roziki | Editor: galih permadi
Sehingga, dana nasabah yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
"Ke depan semoga semua jadi BPR, sehingga dijamin pemerintah," harapnya.
Ia pun meminta masyarakat untuk cerdas dalam berinvestasi, tak tergiur oleh iming-iming bunga tinggi yang tak masuk akal. "Kalau sudah begini, OJK juga turut pusing," sambungnya.
Perkembangan terbaru, kerugian akibat skandal mega korupsi di BKK Pringsurat menjadi Rp113 miliar.
Sebelumnya, kerugian uang negara diperkirakan Rp103 miliar.
Diketahui, BKK Pringsurat dimiliki oleh secara bersama oleh Pemprov Jateng dan Pemkab Temanggung.
Komposisi sahamnya adalah 51 persen milik Pemprov Jateng, sementara sisanya 49 persen merupakan kepunyaan Pemkab Temanggung.
Atas perkara kolapsnya perusahaan daerah ini, pada tahun 2018 lalu Kejaksaan Negeri (Kejari) Temanggung telah menahan dua direktur BKK Pringsurat, yakni atas nama Suharno dan Riyanto.
Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kejaksaan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gubernur-jateng-ganjar-pranowo-saat-berbicara-di-hadapan-perwakilan-nasabah.jpg)