Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Rajawali Foundation Latih Difabel Masuki Dunia Kerja atau Dunia Usaha, Dimulai dari Magang

Sebanyak 69 pemuda kurang mampu, rentan, dan difabel mengikuti program pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Rajawali Foundation.

Tayang:
Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/JAMAL A. NASHR
Dialog Nasional Ketenagakerjaan Inklusif di Wisma Perdamaian Semarang, Selasa (12/2/2019) 

Para peserta dapat mempelajari hal-hal hard skill dibantu mentor.

Dalam pelatihan ini peserta dibagi sesuai penjurusan berdasarkan minat.

Selanjutnya peserta akan mengikuti magang di instansi.

"Kita berharap bisa lebih banyak berkontribusi, bisa lebih banyak adik-adik yang dilatih. Tidak hanya di empat kebupaten/kota," harapnya.

Keluarga Difabel Celebral Palsy Keliling Kota Semarang dengan Bus Tingkat

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah, Wika Bintang mengatakan, pelatihan soft skill merupakan hal yang sangat penting untuk orang dengan kebutuhan khusus.

Menurutnya, di dunia kerja soft skill sangat dibutuhkan selain hard skill.

"Kami sangat bersyukur karena di Jawa Tengah ini kemiskinan masih tinggi walaupun tahun ini penurunannya sangat tajam. Ini harus didorong unuk turun," sebutnya.

Ia berharap, selanjutnya program ini tidak hanya menyasar pemuda di tiga daerah saja.

Namun, dapat menjangkau daerah lain di Jateng yang tingkat ekonomi rendah.

"Masih ada 13 kabupaten miskin yang lain. Sementara dari empat yang disasar kemarin baru Demak, masih 13 lagi. Kami sampaikan untuk ikut dijamah. Kami berharap dengan program ini akan mengurangi pengangguran, mereka juga ada yang mandiri. Kami juga siap membantu mereka memasarkan apa yang mereka buat," katanya. (jam)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved