Korban Kecelakaan Tol Cipali Dimakamkan: Muhasim dan Dua Putrinya Dikubur Berjejer
Lima korban meninggal pada kecelakaan di ruas tol Cipali dimakamkan di kampung halamannya di Brebes, Senin (4/3) sore.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: Catur waskito Edy
Dalam kecelakaan tersebut, lima orang meninggal yang terdiri atas sopir dan empat penumpang.
Selain korban meninggal, 10 penumpang lainnya luka-luka. Mereka adalah warga Desa Karangmalang, Kecamatan Ketanggungan, dan Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes.
"Empat belas orang (penumpang minibus--Red) semuanya keluarga. Satu orang warga Pamulihan itu sopir.
Semuanya lima orang yang meninggal, empat orang keluarga," kata Rasiti, yang juga kerabat korban, saat ditemui di rumahnya, Senin (4/3).
Rasiti mengungkapkan, rombongan keluarga yang berjumlah 14 orang ditambah sopir berangkat ke Jakarta, pada Sabtu (2/3) malam.
Rombongan itu ke Jakarta untuk mengantarkan salah satu anggota keluarga dalam acara lamaran atau tunangan.
Namun saat pulang dari acara itu, rombongan satu keluarga ini mengalami kecelakaan.
"Dari sini berangkat ke Jakarta pada Sabtu malam untuk acara lamaran keponakan korban meninggal, Istikoming. Namun, informasi yang saya terima, saat perjalanan pulang ke Brebes mobil mengalami kecelakaan di tol Cipali," katanya.
Rasiti menjelaskan, korban Muhasim merupakan ayah Istikoming dan Muslikhah. Sementara, Sunardi merupakan menantu Muhasim.
Muhasim, Istikoming dan Muslikhah dimakamkan berjejer di TPU Darwolong, Desa Karangmalang. Sementara, Sunardi dimakamkan di desa kelahirannya, di Larangan. (nal/dtc/Tribunnews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/truk-bermuatan-kayu-yang-mengalami-kecelakaan-di-tol-tembalang-semarang_20181105_190130.jpg)