Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Roemah Difabel Semarang Dapat Sumbangan Mesin Jahit Dari Pemprov Jateng

Pemprov Jateng memberikan bantuan mesin jahit ke Roemah Difabel Semarang. Para penyandang disabilitassehari-hari berkegiatan di Roemah D

Penulis: faisal affan | Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Wakil Gubernur Jateng, Gus Yasin sedang mengunjungi Roemah Difabel untuk melihat proses pembuatan produk yang dipesan sebuah hotel di Semarang, Rabu (6/3/2019) 

Ida mengatakan, selama ini pihaknya mendapat pesanan sandal hotel berbintang.

Karena tidak memiliki mesin, proses pembuatan dilakukan secara manual.

"Saat hotel meminta alasnya lebih tebal, kami kesulitan sekali. Kalau sekarang dengan mesin ini pengerjaannya bisa otomatis dan lebih cepat. Kalau biasanya sehari maksimal lima pasang, dengan mesin ini bisa 30 pasang perhari," terangnya tersenyum.

Dengan adanya mesin jahit otomatis tersebut, pihaknya berharap akan semakin meningkatkan produktivitas teman-teman difabel di Roemah D tersebut.

"Selain untuk mengerjakan sandal hotel ini, nantinya bisa menggarap pesanan lainnya. Mesin ini bisa digunakan untuk menjahit jok mobil, sepatu, celana dan sebagainya. Terimakasih sekali, kami sangat bahagia," tutupnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan, pemerintah Provinsi Jawa Tengah memang konsen betul terhadap kawan-kawan difabel.

"Hari ini kami berikan bantuan mesin jahit yang memang dibutuhkan kawan-kawan difabel. Bantuan ini kami ambil dari Baznas, dimana sumbernya berasal dari teman-teman ASN yang bekerja di Provinsi Jateng," kata dia.

Wagub yang akrab disapa Gus Yasin ini menambahkan, bantuan alat mesin jahit tersebut nantinya dapat dimanfaatkan kawan-kawan difabel untuk memenuhi pesanan dari pihak luar.

Saat ini lanjut dia, Roemah D mendapat pesanan sandal dari satu di antara hotel berbintang sebagai souvenir.

"Harapannya selain sandal hotel, nantinya akan banyak produk yang dihasilkan dengan mesin jahit ini. Semoga bermanfaat dan semakin membuat kawan-kawan ini lebih produktif," tambahnya.

Ia menerangkan, apa yang dilakukan oleh kawan-kawan difabel itu sangat menginspirasi.

Meski memiliki keterbatasan, namun mereka tetap bekerja keras untuk berkarya.

"Yang paling hebat, teman-teman difabel ini keinginannya tinggi. Tidak hanya pasrah dengan keterbatasannya, namun terus memiliki kreasi. Kita harus memiliki motivasi tinggi untuk juga meringankan beban mereka. Mari kita bersama-sama membantu mereka agar lebih sejahtera," tutupnya.(afn)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved