Pengajar Universitas di Belanda Bahas Pembangunan Kota dari Pendekatan Game Theory

Seorang doktor Belanda membahas pembangunan kota di Indonesia dari perspektif berbeda. Yakni menggunakan pendekatan game theory.

Pengajar Universitas di Belanda Bahas Pembangunan Kota dari Pendekatan Game Theory
Istimewa
Dr. Ary Ardriansyah saat memberikan kuliah umum di Program Magister Lingkungan dan Perkotaan (PMLP) Unika Soegijapranata. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Indonesia saat ini masih berkutat pada permasalahan pembangunan kota. Maka, seorang doktor Belanda membahas pembangunan kota di Indonesia dari perspektif berbeda. Yakni menggunakan pendekatan game theory.

Adalah peneliti sekaligus pengajar di Department of Geography, Spatial Planning and Environment, Radboud University, Nijmegen, Belanda, Dr. Ary Ardriansyah Samsura yang membahas pembangunan kota memakai kacamata game theory.

Diskusi dilakukan oleh Program Magister Lingkungan dan Perkotaan (PMLP) Unika Soegijapranata, Semarang, Kamis (7/3/2019) hingga Sabtu (9/3/2019).

Game theory ialah studi mengenai model matematika yang menggambarkan interaksi kedua pemain yang merupakan individu yang rasional, di mana terdapat interdependensi antara strategi-strategi pemain.

Setiap strategi memberikan konsekuensi yang berbeda bagi pemain itu sendiri maupun pemain lainnya.

Menurut Ary, pembangunan kota di Indonesia saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan. Sementara pembangunan kota modern, lanjutnya, memerlukan adanya stakeholders.

"Lewat game theory ini perilaku stakeholders bisa terlihat," paparnya.

Menurut Dr. Ary, lewat pendekatan game theory seseorang bisa memahami bagaimana perilaku stakeholders dalam berinteraksi untuk mengambil keputusan bersama dalam membangun kota.

Serta dapat mengetahui dengan menggunakan asumsi bahwa stakeholders memiliki interdependensi serta bagaimana interaksi antara satu sama lain.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved