Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

HOTLINE SEMARANG : Bus Jurusan Solo Tak Berangkat dari Penggaron

Kepada Diinas Perhubungan Jateng, minta tolong untuk bus jurusan Solo kenapa kalau pagi tidak ada yang berangkat dari Terminal Penggaron,

Tayang:
Penulis: hesty imaniar | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Eka Yulianti Fajlin
Seorang pengunjung Terminal Penggaron merasa bingung saat tidak menemukan bus yang ingin ditumpangi, Sabtu (1/9/2018).  

"Ini, saya dari rumah ke Penggaron terus niatnya ambil jurusan Kebumen, eh malah tidak ada," ujarnya.

Baginya, hal tersebut mengecewakan karena membuat dia harus naik turun kendaraan.

"Ini buat kami repot. Bawa anak dua, barang bawaannya banyak, dan harus naik turun kendaraan," ucap Ani.

BERITA LENGKAP : Detik-detik Siti Aisyah Diputus Bebas dan Alasan Jaksa Malaysia

Hal tersebut selaras dengan yang dirasakan oleh seorang siswa pondok Darul Quran Sukodono Kendal, Dandi Mirawan.

"Saya dari Kendal mau ke Purwokerto. Biasanya dari Kendal terus ke Mangkang. Dari Mangkang saya naik BRT ke Terboyo. Tadi belum sampai Terboyo saya diturunkan dan diarahkan ke Penggaron," jelas Dandi.

Dia mengatakan, belum mengetahui adanya pemindahan bus AKDP dari Terminal Terboyo ke Terminal Penggaron.

Menurutnya, hal tersebut membuat lelah para penumpang. Pasalnya, waktu perjalanan menjadi bertambah.

"Capek muter-muter. Saya dari Kendal pukul 09.00, kalau misal dari Mangkang-Terboyo-Purwokerto mungkin ini sudah setengah perjalanan. Ini saya masih harus pindah tempat lagi cari bus jurusan Purwokerto," ujar pria asal Purwokerto itu ketika ditemui di Terminal Penggaron Sabtu (1/9/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Selain membuat lelah, pemindahan bus AKDP dari Terminal Terboyo ke Terminal Penggaron yang belum berjalan seutuhnya, membuatnya menambah ongkos biaya.

"Yang seharusnya cuma naik BRT sekali, ini harus pindah-pindah BRT. Biaya jadi nambah," ucapnya.

Tidak hanya Ani dan Dandi yang kecele. Belasan pengunjung juga merasakan hal yang sama seperti mereka.

Pengurus PO Usaha Jaya Grup, Rudi Suryanto, menemukan beberapa pengunjung Terminal Penggaron yang kebingungan tidak menemukan bus yang ingin mereka tumpangi.

"Sejak pagi ada belasan orang yang ke sini tapi mereka tidak menemukan bus yang dituju. Bahkan, tadi saya mengantar seorang mahasiswa ke Genuk. Dia bilang mau pulang kampung ke Lasem," jelas Rudi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, mengatakan, kemungkinan bus-bus AKDP yang tidak masuk ke Terminal Penggaron putar balik di area lain.

"Yang jelas kalau mereka tidak mematuhi sesuai dengan trayek berati melakukan pelanggaran. Tentunya, nanti akan ada penindakan," tutur Khadik.

Pihaknya sudah mengantisipasi adanya bus yang putar balik dan menurunkan penumpang di beberapa titik dengan menyediakan shuttle.

"Kami sudah menyiapkan shuttle untuk memfasilitasi penumpang yang kesulitan. Contoh di depan Qubro dan Ada Banyumanik, kami siapkan shuttle bagi mereka yang mau ke Terboyo, misalnya," jelas Khadik. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved