Bawaslu Demak Lantik 3615 Pengawas Tempat Pemungutan Suara di Seluruh Kecamatan

Sebanyak 3615 pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) dilantik secara serentak di seluruh kecamatan Kabupaten Demak, Senin (25/3/2019).

Bawaslu Demak Lantik 3615 Pengawas Tempat Pemungutan Suara di Seluruh Kecamatan
Istimewa
Rohaniawan melantik Pengawas TPS (PTPS) di Aula Kecamatan Guntur Kabupaten Demak, Senin (25/3/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Sebanyak 3615 pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) dilantik secara serentak di seluruh kecamatan Kabupaten Demak, Senin (25/3/2019).

Pelantikan PTPS berlangsung di 14 kecamatan dari 249 desa dan dilakukan oleh panitia pengawas kecamatan (Panwascam) masing-masing kecamatan.

Koordinator Bawaslu Demak Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Lispiatun mengatakan Bawaslu Demak sebagai leading sektor dalam pelantikan PTPS dan berharap PTPS bisa menjaga netralitas dan integritas.

"PTPS itu memang benar-benar harus netral karena integritas mereka dipertaruhkan dan menjadi rujukan pertama apabila terjadi sengketa atau dugaan pelanggaran yang dipermasalahkan di TPS," ujar Lispiatun ditemui di kantor Bawaslu Demak, Selasa (26/3/2019).

Kapolres AKBP Arief Bahtiar Mutasi Jabatan Sejumlah Perwira Mapolres Demak

Dia mencontohkan misalnya peserta pemilu ada yang komplain atau tidak puas dengan hasil penghitungan suara dan jumlah PTPS setiap TPS hanya satu pengawas sehingga mereka pasti menjadi rujukan pertama peserta pemilu jika terjadi dugaan pelanggaran.

"Pengawas TPS sebagai ujung tombak Bawaslu Demak dalam mengawasi pemilu sangat rawan sekali dengan gesekan sehingga harus bisa membawa diri dan tidak terpengaruh peserta pemilu," tuturnya.

Dia menambahkan, sejak PTPS dilantik dan sudah menjadi bagian dari Bawaslu Demak, PTPS sudah bisa bertugas 23 hari sebelum hari Pemilu, saat hari H dan 7 hari setelah hari H.

"Tugas dan wewenang PTPS sesuai UU 7 No 2017 yaitu pertama; mengawasi TPS dari awal persiapan pemungutan suara sampai nanti pelaksanaan pemungutan suara, kedua; persiapan perhitungan suara sampai pelaksanaan perhitungan suara dan ketiga; pergerakan hasil penghitungan suara itu dari TPS ke PPS," ucapnya.

Dijelaskan, saat pelantikan para peserta mengucapkan sumpah janji pelantikan, menandatanganani pakta integritas secara serentak. Dalam pakta integritas tersebut, para pengawas TPS harus benar-benar berintegritas, bisa dipercaya, dan harus bisa berkomitmen untuk penyelenggara.

Meski pelantikan berlangsung di 14 kecamatan, namun untuk sampling Bawaslu Demak menghadiri pelantikan PTPS di 9 Kecamatan di antaranya Kecamatan Karangawen, Guntur, Gajah, Mijen, Karanganyar, Dempet, Sayung, Wedung, dan Bonang. (agi)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved