Rahmadi Pertanyakan Kelanjutan Proyek Pengurugan Kali Banger yang Terhenti
Warga Kampung Tambakrejo Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara mempertanyakan proyek pengurugan muara Sungai Banger yang tengah berhenti.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: m nur huda
"Arahan dari Pemkot eksekusi diharapkan setelah Pemilu. Kalau dari kami sebenarnya segera diselesaikan agar bisa secematnya merampungkan normalisasi," jelas Dani.
Diakuinya, sudah beberapa kali melakukan mediasi bersama warga.
Pihaknya pernah menawarkan untuk membuat kavling di lahan yang diurug disposal BKT. Namun, warga meminta semua fasilitas umum terpenuhi seperti drainase, pembuangan, sanitasi, dan lainnya.
Disisi lain, Pemerintah Kota Semarang sedang mempersiapkan pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) di kawasan Tambakrejo.
Rusunawa ini nantinya akan diperuntukan bagi para nelayan di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali menuturkan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Pemerintah pusat untuk pembangunan rusunawa ini.
Harapannya, tahun 2020 rusunawa nelayan ini bisa mulai dibangun.
"Kami minta bantuan dana dari pusat. Terkait anggaran belum tahu persis. Detail Engineering Desain (DED) yang membuat dari sana. Kami hanya set plan saja," kata Ali.
Adapun rusunawa ini, lanjut Ali, nantinya hanya diperuntukkan bagi warga yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Semarang.(eyf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/perbaikan-talut-di-bantaran-kali-banger_20170329_170049.jpg)