Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ternyata Ada Taman Makam Khusus Kucing dan Satwa Lain di Jakarta, Segini Biaya Makam dan Perawatan

Taman Makam Satwa Pondok Pengayom Satwa di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.

Tayang:
Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Pusara di makam satwa di komplek Taman Makam Satwa Pondok Pengayom Satwa Ragunan Jakarta Selatan    

TRIBUNJATENG.COM - “Nyolong McD-nya Ibu, nyolong donut, nyolong roti tawar ... Nyolong hati kita. Jojo (2006-2015). Sahabat, keluarga, see you in heaven buddy,” demikian kalimat yang tertulis dalam batu nisan berukuran mungil.

“Innalilahi wa innailaihi rajiun. Unyil. Thanks for guarding our family. Love, bunda & K’Sheba,”  kalimat yang tertulis di nisan lainnya disertai foto seekor anjing yang tampak menggemaskan.

Kalimat-kalimat terebut tentunya tak lazim ditemui di nisan-nisan pada umumnya.

Yusril Beberkan Percakapan Whatsapp dengan Habib Rizieq Soal Keislaman Prabowo Lemah, Habib Bantah

Satu Korban Meninggal Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu di Ngawi Berasal dari Semarang

Cak Nun Ajak Memahami Isra Mikraj sebagai Proses Perjalanan Hidup

Namun kalimat-kalimat semacam itu terpahat di ratusan makam satwa di kompleks Taman Makam Satwa Pondok Pengayom Satwa di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.

Tak hanya kalimat-kalimatnya, sebagian batu nisan di taman makam ini juga memiliki bentuk yang tak kalah unik.

Mulai dari bentuk kepala kelinci, bulat, hingga dihiasi foto hewan peliharaan yang terkubur di makam tersebut.

Menurut Tukidjo, ada sekitar 700 makam yang ada di komplek taman makam ini.

“Untuk bisa menguburkan hewan peliharaan di sini, pemilik harus membayar minimal Rp 400.000 lalu setiap tahun ada biaya perawatan Rp 75.000,” kata Tukidjo.

Melalui proses pemakaman yang layak ini, pemilik menunjukkan rasa cintanya pada hewan-hewan peliharaannya.

Kremasi Hewan di Taman Makam Satwa Pondok Pengayom Satwa di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.
Kremasi Hewan di Taman Makam Satwa Pondok Pengayom Satwa di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. (ISTIMEWA)

Kremasi Hewan

Seorang wanita muda terlihat membawa kantong besar bermotif bunga ke Pondok Pengayom Satwa, Ragunan, Jakarta Selatan.

Ia terus menundukkan kepalanya seperti tengah menyembunyikan matanya yang merah dan wajahnya yang sedih.

Ia berdiri di depan loket administrasi cukup lama. Sari, seorang petugas Pondok Pengayom Satwa menyebut, wanita bernama Priska tersebut tengah mengurus administrasi untuk proses kremasi anjing peliharaannya yang baru saja mati.

Tak lama kemudian seorang petugas meminta kantong besar bermotif bunga yang ternyata berisi jasad anjing mungil bernama Merry.

Kremasi Hewan di Taman Makam Satwa Jakarta Selatan
Kremasi Hewan di Taman Makam Satwa Jakarta Selatan (ISTIMEWA)

Petugas meletakkan Merry di atas timbangan untuk mengetahui bobotnya. Petugas kremasi, Tukidjo mengatakan, untuk kremasi jasad hewan berbobot 5 kilo, pemilik harus membayar tarif sekitar Rp 300.000. Ada tarif tambahan jika bobot hewan lebih dari 5 kilo.

Priska datang di waktu yang tepat. Karena Pondok Pengayom Satwa hanya melayani kremasi pada pukul 09.00 hingga 15.00. Jika terlambat, proses kremasi untuk Merry harus dilakukan di hari berikutnya.

Usai ditimbang Tukidjo membawa Merry menuju ruang kremasi yang ada di bagian belakang pondok. Priska mengikuti langkah Tukidjo dengan tetap menundukkan kepalanya.

Kuali berisi abu di Taman Makam Satwa Pondok Pengayom Satwa di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan.
Kuali berisi abu di Taman Makam Satwa Pondok Pengayom Satwa di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan. (ISTIMEWA)

 Sesampainya di ruang kremasi, jasad Merry diletakkan di atas tungku kremasi. Tukidjo kemudian mulai menyalakan api. Priska mengeluarkan ponselnya dan mulai memotret Merry untuk terakhir kalinya.

Api semakin besar dan membakar seluruh badan Merry.

“Biasanya perlu waktu satu jam untuk proses kremasi. Nanti setelah selesai abunya akan diambil dan pemilik anjing bisa membawanya pulang,” ujar Tukidjo. (Kompas.com/Sherly Puspita)

Cerita Dosen yang Sering Beri Susu ke Vina, Dikira Tak Mampu, Kaget saat Tahu Ia Anak Mahfud MD

Inilah Kondisi Psikologis Istri yang Suaminya Selingkuh Namun Pernikahannya Bertahan

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved