Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Nisfu Syaban

Doa Malam Nisfu Syaban, Amalan di Malam Pengampunan Segala Dosa

Berikut ini bacaan doa malam Nisfu Syaban, amalan untuk memohon ampun atas segala dosa.

Tayang:
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda
SERAMBI INDONESIA
Ilustrasi doa Nisfu Sya'ban 

TRIBUNJATENG.COM - Berikut ini bacaan doa malam Nisfu Syaban, amalan untuk memohon ampun atas segala dosa.

Malam Nisfu Syaban dalam Islam dikenal sebagai waktu di mana amalan-amalan manusia di angkat ke hadapan Allah SWT.

Nama lain dari malam Nisfu Syaban adalah Laylatul Bara'ah, artinya malam pengampunan dosa.

Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah, seperti berpuasa, membaca Al Quran, dan qiyamul lail (sholat malam).

Sebagai seorang muslim, malam Nisfu Syaban bisa menjadi waktu untuk memohon ampun sebelum datangnya Ramadhan.

Malam Nisfu Syaban yang diperingati pada 15 Syaban akan jatuh pada Minggu, 21 April.

Apabila melihat permulaan waktu dalam Islam, maka malam minggu adalah waktu dimulainya Nisfu Syaban.

Bagi Anda yang seorang muslim, perbanyaklah mengingat Allah SWT dan beribadah.

Sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadits dari Abu Musa Al Asy'ari.

“Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Sya’ban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW mengatakan, Keberadaan Syaban di antara Ramadhan dan Rajab, membuat umat Islam kadang lalai.

Itu sebabnya, dalam sebuah hadits dari Abu Salamah dijelaskan Rasulullah SAW memperbanyak ibadah dalam Syaban.

Selain untuk menyontohi keutamaan Syaban, Rasulullah SAW berharap agar ketika amalnya diangkat ia dalam keadaan beribadah.

 "Diriwayatkan dari Abu Salamah, bahwa Aisyah berkata: Nabi tidak berpuasa pada satu bulan lebih banyak selain di bulan Sya’ban. Sesungguhnya Nabi berpuasa pada bulan Sya’ban (seolah-olah) pada seluruh bulan.”

Berikut bacaan doa malam Nisfu Syaban dalam Kitab Maslakul Akyar karya Sayyid Utsman bin Yahya.

اللَهُمَّ يَا ذَا المَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ.

اللَهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِي، وَاكْتُبْنِي عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الحَقُّ فِي كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ "يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ" وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved