Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jumlah Korban Tewas Akibat Ledakan Bom di Sri Lanka Terus Bertambah, Kini Ada 207 Orang

Jumlah korban tewas akibat ledakan yang terjadi di sejumlah gereja dan hotel di Sri Lanka pada Minggu (21/4/2019) telah meningkat menjadi 207 orang.

Editor: suharno
AFP/ISHARA S. KODIKARA
Personel keamanan Sri Lanka berjaga di luar gereja St Anthony, Kolombo yang menjadi salah satu sasaran ledakan pada Minggu (21/4/2019). 

TRIBUNJATENG.COM - Jumlah korban tewas akibat ledakan yang terjadi di sejumlah gereja dan hotel di Sri Lanka pada Minggu (21/4/2019) telah meningkat menjadi 207 orang.

Selain itu, polisi juga melaporkan bahwa 450 orang terluka dalam kejadian tersebut.

Dilansir dari CNN, total ada delapan ledakan yang terjadi di sejumlah lokasi di Sri Lanka.

Menteri Pertahanan Ruwan Wijewardene mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan untuk menghentikan aktivitas semua kelompok ekstremis di negara tersebut.

Polisi Sri Lanka Sudah Tahu Ada Rencana Peledakan Gereja Sejak 10 Hari Lalu

Berdasarkan laporan wartawan di lapangan, akibat ledakan bom tersebut atap sejumlah gereja hancur dan darah menggenang di lantai.

Di Gereja St. Anthony di Kolombo, seorang fotografer AFP melihat mayat-mayat tergeletak di lantai. 

Pihak Kepolisian Sri Lanka sendiri memberlakukan jam malam di seluruh negara tersebut mulai hari Minggu (21/4/2019) ini pukul 6 sore waktu setempat hingga jam 6 pagi.

Keputusan ini menyusul aksi bom yang terjadi tepat pada perayaan misa Paskah di negara tersebut.

Sebagian besar ledakan bom terjadi di ibukota Sri Lanka, Kolombo.

Meski begitu, sejumlah bom juga meledak di beberapa gereja dan hotel di kota-kota lain di Sri Lanka.

Tiga gereja yang diserang adalah St Anthony's Shrine di Kochchikade, gereja St Sebastian di kota Negombo dan Gereja Zion di kota Batticaloa.

Di sisi lain, ada tiga hotel yang jadi sasaran peledakan. Yakni hotel Shangri-La, Cinnamon Grand dan Kingsbury, yang ketiganya terletak di Kolombo. 

Sementara bom keempat menyusul di depan Kebun Binatang Dehiwala di Dehiwala-Gunung Lavinia, sekitar 20 menit perjalanan dari ibukota. (*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Terus bertambah, korban tewas akibat ledakan bom Sri Lanka menembus 200 orang"

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved