Juliyatmono Minta UPZ Tertibkan Pengumpulan Zakat di Karanganyar
Hadiri sarasehan Baznas, Bupati Karanganyar, Juliyatmono minta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menertibkan soal pengumpulan zakat.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
"Minimal 1 juz (membaca Al-Quran) setiap hari, sehingga satu bulan bisa khatam.
Itu akan kita samapaikan baik tingkat pemerintah, OPD hingga tingkat desa," terangnya.
Selain itu, ia juga menggagas untuk mengadakan pengajian di tingkat dusun.
"Paling tidak satu tahun minimal 2 kali mengadakan pengajian rutin di dusun.
Mudah-mudahan bisa diterapkan mulai bulan ramadhan tahun ini," paparnya.
Selanjutnya, Juliyatmono juga berencana membuat program one village one hafidz (satu desa satu hafidz), bagi laki-laki lulusan SMP.
Targetnya 3,5 tahun, mereka sudah selesai pendidikan hafidz.
"Kita siapkan mereka di desa-desa, selain menjaga Al-Quran, setelah mendapat pendidikan mereka bisa mendidik generasi di lingkungan masing-masing.
Kita beri surat edaran sampai di desa, siapa yang tertarik, direkrut dan akan diseleksi.
Bulan puasa kita launcing.
Terkait pendidikannya akan bekerjasama dengan Ponpes Isy Karima.
Pembiayaan ditangung pemerintah.
Mereka tidak boleh berasal dari desa lain, harus dari desanya masing-masing," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gus-baznas.jpg)