Berkata Kotor dan Kasar atau Membully Saat Puasa, Apakah Batal Puasanya? Simak Penjelasan Ini

Berikut ini alasan pentingnya menjaga lisan dari berkata kasar dan kotor atau membully saat puasa, dilengkapi Hadits Nabi.

Berkata Kotor dan Kasar atau Membully Saat Puasa, Apakah Batal Puasanya? Simak Penjelasan Ini
GOOGLE
Ilustrasi berkata kotor atau kasar saat puasa 

TRIBUNJATENG.COM - Berikut ini alasan pentingnya menjaga lisan dari berkata kasar dan kotor atau membully saat puasa, dilengkapi Hadits Nabi.

Puasa adalah ibadah umat Islam yang diwajibkan oleh Allah SWT.

Secara harfiah, puasa atau saum adalah menahan diri dari makan dan minum serta segala perkara yang bisa membatalkan puasa.

Namun, puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus.

Puasa juga menjadi upaya seorang muslim untuk selalu memperbaiki diri.

Dalam hal ini usaha untuk menjadikan akhlak lebih baik.

Tentu sejak kecil kita sudah diajarkan agar tidak berkata kasar atau berbohong saat berpuasa.

Keluarnya ucapan kasar atau kotor biasanya didapati saat seseorang dalam kondisi emosi.

Selain karena emosi, faktor kebiasaan pun mempengaruhi ucapan kasar atau kotor begitu saja keluar dari lisan jika kita tersinggung.

Semisal mengolok-olok atau mem-bully dengan keburukannya, menghujat dengan sumpah serapah atau memaki menggunakan nama hewan seperti anjing, monyet, cebong, kampret, dan sebagainya.

Halaman
1234
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved