Berkata Kotor dan Kasar atau Membully Saat Puasa, Apakah Batal Puasanya? Simak Penjelasan Ini

Berikut ini alasan pentingnya menjaga lisan dari berkata kasar dan kotor atau membully saat puasa, dilengkapi Hadits Nabi.

Berkata Kotor dan Kasar atau Membully Saat Puasa, Apakah Batal Puasanya? Simak Penjelasan Ini
GOOGLE
Ilustrasi berkata kotor atau kasar saat puasa 

Padahal Allah SWT telah menjanjikan pahala dan ampunan bagi hamba-Nya yang berpuasa berlandaskan ketakwaan.

Sesuai sabda Rasulullah dalam hadits dari Abu Hurairah lalu diriwayatkan oleh Imam Bukhahri dan Imam Muslim:

"Rasulullah SAW bersabda: ' Barang siapa yang berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap ridho Allah, maka dosa-dosanya yang telah berlalu akan diampuni.

Barang siapa yang melaksanakan qiyam (mendirikan) Ramadhan atas dasar iman dan mengharap ridho Allah, maka dosa-dosanya yang telah berlalu akan akan diampuni.

Barang siapa yang melakukan qiyam lailatul qadar atas dasar iman dan mengharap ridho Allah, maka dosa-dosanya yang telah berlalu akan diampuni,. "(HR. Imam Bukhori dan Imam Muslim)

Bisa jadi karena ucapan kotor dan kasar dari lisan, kita gagal mendapat pahala dan ampunan Allah SWT.

Anda perlu tahu kenapa penting menjaga lisan saat berpuasa.

Berikut Hadits Nabi yang dikutip dari Kitab Riyadhush Shalihin karya Imam Nawawi.

روى الشّيخا عن سهل بن سعد رضي الله عنه أنّ رسول الله صلى الله عليه وسلم مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

Artinya: " Bukhori Meriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: 'Siapa pun yang tidak meninggalkan ucapan dan atau perbuatan yang tidak senonoh (saat berpuasa), maka Allah sama sekali tidak akan mempedulikan puasanya'". (HR. Imam Bukhori)

Halaman
1234
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved