Merasa Tertipu Broker Tanah, Delapan Warga Mangkang Mengadu ke DPRD Jateng
Delapan warga yang merasa tertipu tersebut akhirnya mengadukan masalahnya ke DPRD Provinsi Jateng, Selasa (25/6/2019).
Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: galih pujo asmoro
"Saya harap transaksi ini sepat selesai tidak berimbas ke ranah yang lain."
"Yang namanya jual tanah setelah transaksi selesai finansial juga selesai," harapnya.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah Hadi Santoso yang menerima warga mengatakan, hal dialami warga Mangkang Kulon merupakan jual beli murni dan bukan dalam pembangunan tol laut.
Pihaknya telah mengecek dan tidak ada proyek strategis nasional yang di lokasi tersebut.
"Sertifikan sudah dititipkan ke notaris, sehingga kami tadi menyarankan didampingi secara hukum baik oleh LBH maupun tim pendamping hukum dari pemerintah provinsi," ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat Jawa Tengah seiring dengan banyaknya proyek strategis nasional baik jalan, jembatan, bendungan dan lainya, untuk waspada ketika ada broker yang menawar tanah.
Biasanya mereka menyebut lokasi itu akan digunakan untuk proyek strategis nasional.
"Kami berharap masyarakat berhati-hati. Intinya kalau menjadi proyek strategis provinsi maupun nasional, pasti akan ada penentuan lokasi pasti ada sosialisasi."
"Dan nanti pembeliannya tidak bisa dilakukan oleh pihak ketiga melainkan dilakukan pemerintah," jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, tol laut yang rencananya akan dibangun di kawasan Mangkang masih dalam tahapan pengusulan.
Revisi RTRW juga belum disetujui oleh Pemerintah Pusat.
Senada, Koordinator Lapangan Pengadaan Tanah Jalan Tol Semarang Demak Kementrian PUPR Soni Widi Nugroho, menyebutkan saat pembangunan tol lau di kawasan Mangkang merupakan isu.
Sementara pembangunan tol laut yang telah memasuki proses pembebasan lahan adalah tanggul laut Semarang-Demak yang berada di Kelurahan Terboyo Kulon, Terboyo Wetan, dan Trimulyo.
"Saya memastikan bapak-bapak dari Mangkang tadi tidak masuk dari ranah kita. Mangkang tidak masuk intinya," sebutnya. (Jamal A Nashr)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/warga-mangkang-kulon-mengadu-ke-dprd-provinsi-jateng.jpg)